Surabaya (beritajatim.com) – Sebuah video viral di media sosial menuai perhatian publik setelah seorang pria mengubah lirik lagu Indonesia Pusaka menjadi bentuk sindiran terhadap praktik korupsi dan keberadaan mafia di Indonesia. Aksi tersebut memicu perbincangan hangat di kalangan warganet.
Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun TikTok dengan nama pengguna (et) masbams64. Dalam unggahannya, pria itu menyanyikan lagu Indonesia Pusaka dengan lirik yang telah diubah menjadi “Indonesia Tanahnya Mafia”, disusul dengan kalimat-kalimat bernada kritik sosial seperti “Koruptornya di mana-mana” dan “Tapi rakyat banyak sengsara”.
Meski video tersebut kini telah di-take down dari akun aslinya, rekaman tersebut telah tersebar luas di berbagai platform media sosial lainnya, setelah diunduh dan diunggah ulang oleh warganet. Konten ini pun dengan cepat viral di dunia maya.
Menanggapi respons publik, pria pemilik akun akhirnya membuat video klarifikasi. Dalam video tersebut, ia menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, menegaskan bahwa ia tidak berniat menghina atau melecehkan lagu kebangsaan Indonesia Pusaka.
“Yang saya hormati Bapak Presiden, Prabowo Subianto, serta wakilnya, Mas Gibran. Dengan tidak menghilangkan rasa hormat, saya ingin mengklarifikasi video yang sedang viral kemarin. Demi Allah saya tidak ada niat sama sekali untuk melecehkan atau merendahkan lagu kebangsaan, karena saya pun sangat cinta NKRI,” ujarnya dalam video klarifikasi.
Ia menegaskan bahwa video tersebut dibuat sebagai bentuk kekecewaan terhadap maraknya praktik korupsi dan keberadaan mafia dalam berbagai sektor pemerintahan dan bisnis di Indonesia. Menurutnya, lirik sindiran tersebut mencerminkan keresahan masyarakat atas kondisi yang dirasakannya selama ini.
“Hanya saja, hanya gara-gara kecewa terhadap mafia-mafia korup yang selama ini sudah diberantas, dan terjadilah video tersebut. Kepada semua masyarakat Indonesia saya minta maaf yang sebesar-besarnya,” sambungnya.
Dalam kolom komentar video klarifikasi, pria tersebut juga menyampaikan bahwa tidak ada pihak yang memaksa atau mengancamnya untuk memberikan pernyataan permintaan maaf. Namun, ia merasa perlu menjelaskan maksud sebenarnya dari video tersebut agar tidak terus disalahartikan.
“Tidak ada (yang mengancam), hanya saja banyak yang menyalahartikan dan kurang memahami maksud videoku. Aku pun tidak mau menodai lagu kebangsaan,” tulisnya.
Ia juga mengungkapkan tentang ketidaktahuannya terkait hukum hingga kekhawatiran terhadap keluarganya, terutama orang tuanya yang masih ia nafkahi, sebagai salah satu alasan mengapa ia merasa harus memberikan klarifikasi secepat mungkin.
Aksi pria ini memicu respons beragam dari masyarakat. Sebagian warganet menyayangkan tindakan tersebut karena menyangkut simbol negara, namun tak sedikit pula yang memberikan dukungan moral dan memahami maksud kritik sosial yang disampaikan.
Adapun berikut ini lirik lagu Indonesia Pusaka versi ubahan yang sempat dinyanyikan dalam video tersebut:
Indonesia tanahnya mafia
Koruptornya di mana-mana
Indonesia sangat kaya raya
Tapi rakyat banyak sengsara
Rakyat bayar pajak semua
Uangnya entah lari ke mana
Badan Usaha Milik Negara
Anehnya kok rugi semua
(fyi/ian)






