Bojonegoro (beritajatim.com) – Kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat (SR) Kabupaten Bojonegoro dijadwalkan baru akan dimulai pada 15 Agustus 2025. Lokasi kegiatan dipusatkan di gedung Pusdiklat Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, yang saat ini tengah dalam tahap akhir renovasi.
Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Bojonegoro, Agus Susetyo Hardiyanto menyampaikan bahwa proses pembelajaran akan dimulai sembari penyempurnaan fasilitas gedung terus dilakukan. “Sambil berproses perbaikan dan penataan gedung biar nyaman ditempati,” ujarnya, Jumat (1/8/2025).
Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Bojonegoro, Dwi Ratna Putri P, menyebutkan bahwa seluruh persiapan teknis sudah hampir rampung. Mulai dari pendataan siswa, renovasi sarana dan prasarana, pengadaan seragam, hingga penyiapan tenaga pendidik.
“Sekolah Rakyat Bojonegoro masuk tahap 1B, yang akan mulai akhir Juli atau awal Agustus. Kurikulumnya tetap sesuai standar nasional, hanya ditambahkan penguatan karakter,” jelasnya.
Program Sekolah Rakyat ini menargetkan 100 siswa dari keluarga miskin untuk tahun ajaran 2025/2026. Perekrutan siswa dilakukan dengan menggandeng Petugas Program Keluarga Harapan (PKH) yang tersebar di berbagai kecamatan di Bojonegoro.
Dengan konsep pendidikan berbasis karakter dan akses setara, program Sekolah Rakyat menjadi bagian dari upaya Pemkab Bojonegoro dalam membuka peluang pendidikan bagi kelompok yang kurang beruntung secara ekonomi. Selain memberikan akses belajar gratis, program ini juga bertujuan membentuk generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan peduli terhadap lingkungan sosialnya. [lus/beq]






