Surabaya (beritajatim.com) – Kontingen Jawa Timur kembali mencatatkan prestasi gemilang dalam ajang Lomba Kompetensi Siswa Pendidikan Menengah (LKS Dikmen) ke-33 tingkat nasional. Dalam kompetisi yang digelar di Jakarta, Jatim berhasil menyabet 20 medali emas dari total 29 medali yang diraih, sekaligus memastikan gelar Juara Umum untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.
Penghargaan Juara Umum diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat kepada Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai. Turut hadir dalam seremoni penutupan, Dirjen Vokasi dan Pendidikan Khusus Tatang Mustakim, Kepala Puspresnas, dan Direktur SMK.
Secara keseluruhan, Jatim mengoleksi 20 medali emas, 6 perunggu, dan 2 perak dari 37 bidang lomba. Selain itu, Jatim juga menempati posisi pertama dalam kategori eksibisi. Di posisi kedua, Jawa Tengah meraih 7 emas, sementara DKI Jakarta di posisi ketiga dengan 4 emas.
Medali emas Jatim diraih di berbagai bidang keahlian, antara lain Autobody Repair, Bricklaying, CAD Building Information Modelling, Cyber Security, Digital Marketing, Electrical Installation, Electronics, Fashion Technology, Fishery, Health and Social Care, dan Hotel Reception.
Kemudian, IT Software Solutions for Business, Mechanical Engineering CAD, Mechatronics, Motorcycle Repair and Maintenance, Pharmacy, Refrigeration and Air Conditioning, Restaurant Service, Robot Manufacturing System, serta Welding. Pada kategori eksibisi, Jatim juga unggul di bidang Welding Robot.
Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai, menyebut capaian ini merupakan hasil dari latihan intensif yang dilakukan melalui training center (TC) yang dirancang secara komprehensif.
“Alhamdulillah, kita berhasil mencetak hattrick Juara Umum. Ini buah dari kerja keras siswa, pendampingan psikologis, latihan teknis, serta doa dan dukungan orangtua. Semua unsur ini kami siapkan sejak awal,” ungkap Aries, Jumat (1/8/2025).

Menurut Aries, keberhasilan kontingen Jatim bukan hanya ditentukan oleh penguasaan keahlian teknis, tetapi juga kesiapan mental serta manajemen waktu saat berlomba. Materi tersebut diberikan secara berimbang selama TC, yang juga mendapat dukungan penuh dari Pemprov Jatim.
Aries berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh pelajar SMK di Jatim agar terus mengasah kompetensi, sekaligus menarik perhatian Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) untuk membuka peluang kerja lebih luas.
“Kami ingin capaian ini jadi inspirasi. Anak-anak SMK terbukti punya daya saing tinggi dan layak dilirik DUDI. Harapannya, mereka bisa langsung terserap dunia kerja,” tegasnya.
Dalam ajang ini, salah satu siswa Jatim, Puji Nugroho dari SMKN 2 Jiwan Kabupaten Madiun, mendapatkan beasiswa dari Astra usai meraih medali emas di bidang Body Repair.
Adapun enam medali perunggu Jatim diraih dari bidang 3D Game Art, Automobile Technology, Cloud Computing, Heavy Equipment, Industrial Control, dan Metrology. Sementara dua perak diperoleh dari Hairdressing dan Nautica. [adv/ipl/but]






