Banyuwangi (beritajatim.com) – Setelah sempat mengalami kemacetan parah, operasional di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi mulai kembali normal. Antrean panjang kendaraan, terutama truk logistik, kini berangsur surut seiring meningkatnya efektivitas layanan penyeberangan menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali.
Pantauan di lokasi menunjukkan truk-truk besar sudah mulai bergerak masuk ke area pelabuhan secara bertahap. Hal ini mengindikasikan kelancaran distribusi barang antar-pulau mulai pulih.
Salah satu sopir truk pengangkut barang elektronik, Agus Santoso, mengungkapkan rasa leganya setelah kemacetan yang sempat membuat antrean mengular mulai terurai.
“Baru tadi pagi (kemacetan) mulai terurai. Alhamdulillah,” ujarnya, Rabu (30/7/2025).
Agus, yang berencana menyeberang ke Denpasar, memperkirakan masih harus menunggu hingga esok pagi untuk bisa menaiki kapal. Meski begitu, ia menyebut situasi hari ini jauh lebih baik dibanding hari sebelumnya.
“Agak berkuranglah (kemacetannya). Jauh berkurang dibanding kemarin,” tambahnya.
Ia juga mengapresiasi langkah penambahan operasional kapal yang dinilai sangat membantu mempercepat proses bongkar muat dan mengurangi penumpukan kendaraan. Namun, ia menyampaikan harapan agar kapal yang digunakan ke depan memiliki kapasitas lebih besar.
“Kalau sopir sih ya kapalnya ya kalau bisa yang besar,” katanya.
Kondisi Pelabuhan Ketapang yang kembali kondusif menjadi kabar baik bagi kelancaran logistik, khususnya jalur penghubung antara Pulau Jawa dan Bali. Sebelumnya, antrean kendaraan sempat menghambat pengiriman barang dan aktivitas ekonomi lintas pulau.
Pihak berwenang terus melakukan berbagai upaya untuk mengurai kepadatan, termasuk penambahan kapal dan pengaturan jadwal keberangkatan. Upaya tersebut terbukti mulai efektif dalam menormalkan operasional pelabuhan. [alr/beq]






