Tuban (beritajatim.com) – Cerita tiga pelari asal Kabupaten Tuban yang akan ambil bagian dalam ajang lari Ultra Charity Marathon bertajuk Run to Care 2025 bersama 400 pelari lain dari seluruh penjuru Indonesia.
Diketahui, kegiatan ini akan berlangsung pada tanggal 8 hingga 10 Agustus 2025 yang menempuh rute Jakarta menuju Cibubur sejauh 150 kilometer.
Salah seorang pelari Marathon, Danny Christ Kansil mengatakan bahwa Run to Care bukan sekadar lomba lari jarak jauh. Akan tetapi, kegiatan ini telah menjadi simbol kepedulian terhadap perlindungan, kesehatan, dan pendidikan anak-anak Indonesia, khususnya mereka yang kehilangan pengasuhan orang tua.
“Run to Care sudah ada sejak pertama kali diadakan pada tahun 2016 dan hingga kini tujuannya masih sama,” ungkap Danny sapanya. Sabtu (19/07/2025).
Dari 3 pelari asal Kabupaten Tuban, yang rencananya akan mengikuti ajang bergengsi ini yaitu Muhammad Farid Wian Mahendra, Sutikno dan Danny Christ Kansil, yang akan berlari secara relay masing-masing sejauh 50 kilometer.
Menurutnya, Run to Care juga sebagai bagian dari gerakan kemanusiaan demi pemenuhan hak-hak dasar anak di Indonesia dan SOS Children’s Villages Indonesia sebagai penyelenggara telah menggandeng ratusan #PejuangAnak selama satu dekade terakhir untuk menyuarakan misi kemanusiaan ini melalui aksi nyata.
“Tahun ini Run to Care kembali hadir setelah sukses menggelar Ultra Charity Marathon di berbagai kota besar di Indonesia dan dalam semangat misi kebaikan #TogetherForChildren,” tambahnya.
Sementara itu, pada tahun 2025 ini tepat pada perhelatan ke-11 di tahun ke 10, para pelari diajak untuk menelusuri pesona Ibu Kota Jakarta sejauh 150 kilometer dengan membawa semangat solidaritas dan harapan untuk masa depan anak-anak Indonesia yang lebih baik.
“Kami perwakilan dari Tuban akan bergabung dengan pelari dari berbagai daerah, membawa semangat kebersamaan dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan,” tutur Danny.
Sebab, kata dia setiap langkah yang mereka tempuh adalah bentuk cinta, komitmen, dan harapan untuk anak-anak Indonesia. “Mari bersama-sama dukung mereka, karena setiap kilometer adalah janji untuk masa depan yang lebih cerah,” pungkasnya. [dya/kun]






