Bondowoso (beritajatim.com) — Seekor kera liar menghebohkan warga Desa Kupang, Kecamatan Curahdami, Bondowoso, Sabtu pagi (19/7/2025).
Satwa primata tersebut nekat masuk ke rumah warga dan sempat berkeliaran hingga ke kamar anak-anak. Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Bondowoso pun turun tangan melakukan evakuasi.
Menurut Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Bondowoso, Slamet Yantoko, kera itu telah meresahkan warga sejak hari sebelumnya.
“Kami menerima laporan pukul 08.25 WIB dari warga bernama Dwiki. Tim langsung merespons cepat ke lokasi,” ujar Slamet pada BeritaJatim.com.
Kera tersebut pertama kali terlihat di rumah milik Ibu Nur Sutik, dan sempat diusir. Namun, pagi ini hewan tersebut kembali muncul dan masuk ke kamar anak milik Ibu Nur (Nanang).
Dari informasi warga, kera itu diduga peliharaan seorang petugas keamanan yang lepas dari kandangnya.
Dalam proses evakuasi, Slamet mengungkapkan, tim Damkar menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya kondisi plafon rumah yang rapuh, tempat kera itu memanjat dan bersembunyi.
“Kami akui peralatan kami belum ideal untuk penanganan satwa liar seperti ini. Tapi alhamdulillah, dengan kehati-hatian dan kerja tim, evakuasi bisa dilakukan dengan selamat,” ungkapnya.
Evakuasi ini melibatkan empat petugas dari Damkar Bondowoso, yakni P. Wijaya, P. Lucky, P. Yanto, dan P. Misbah. Setelah evakuasi berhasil, petugas juga mengumpulkan data di lapangan sebagai bahan laporan lanjutan.
“Setelah selesai, petugas kembali siaga di pos. Kami juga mengimbau kepada warga agar tidak memelihara satwa liar tanpa izin resmi karena dapat membahayakan,” tegas Slamet.
Kepala Satpol PP dan Damkar itu juga menegaskan, pemeliharaan satwa liar, termasuk kera, wajib mengikuti aturan yang berlaku. Tanpa pengawasan yang baik, satwa tersebut bisa menjadi ancaman, terutama bagi anak-anak.
Bagi masyarakat yang menghadapi kejadian serupa, Slamet menyarankan agar segera menghubungi Damkar Bondowoso. (awi/ian)






