Pacitan (beritajatim.com) – Kabupaten Pacitan tengah melakukan rebranding pariwisata dengan mengusung jargon baru bertajuk “70-Mile Sea Paradise”.
Tagline ini merupakan usulan langsung dari Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan telah disetujui oleh Bupati Pacitan.
Namun sebelum resmi digunakan secara luas, SBY memberikan koreksi penting terhadap tagline tersebut. Semula berbunyi “70 Miles Off Sea Paradise”, kemudian diperbaiki menjadi “70-Mile Sea Paradise” agar lebih ringkas, mudah diingat, dan lebih kuat secara visual maupun emosional.
“Secara gramatikal, dua-duanya sebenarnya tidak bermasalah. Tapi tagline itu tidak harus selalu mengikuti grammar. Harapannya jargon ini terdengar lebih internasional dan mudah diingat,” ujar Person in Charge Ekspedisi Merah Putih, Luthfi Azza Azizah, Senin (7/7/2025).
Tagline ini merujuk pada panjang garis pantai Pacitan yang mencapai 70 mil atau sekitar 112 kilometer. Keindahan alam berupa pantai-pantai eksotis dan tebing-tebing karst yang menjulang menjadi kekuatan utama dalam mempromosikan Pacitan sebagai destinasi wisata kelas dunia.
Sebelumnya, Pacitan dikenal dengan beberapa tagline ikonik seperti “Kota 1001 Gua” dan “Paradise Off Java”. Istilah “Kota 1001 Gua” diciptakan oleh budayawan sekaligus ASN Pemkab Pacitan, almarhum Soerodo Djatiwasisto Endro Waluyo, pada awal 2000-an. Sementara “Paradise Off Java” menggambarkan letak Pacitan di ujung selatan Pulau Jawa dengan pesona alam yang memesona.
Menurut Luthfi, tagline lama dan baru akan berjalan beriringan untuk memperkuat citra Pacitan di mata wisatawan lokal maupun internasional.
Di sisi lain, Pemkab Pacitan saat ini juga tengah menyiapkan program Ekspedisi Merah Putih, yang diarahkan sebagai event kolaboratif lintas sektor, melibatkan pemerintah pusat, daerah, swasta, hingga masyarakat.
“Kami masih terus menggodok format finalnya agar event ini benar-benar berdampak dan mencerminkan semangat kolaborasi,” pungkas Luthfi. (tri/ted)






