Mojokerto (beritajatim.com) – Kabar duka datang dari Tanah Suci. Seorang jemaah haji asal Kabupaten Mojokerto, Sadi Saberi (69), meninggal dunia saat hendak kembali ke Indonesia. Almarhum menghembuskan napas terakhir di Jeddah, Arab Saudi pada, Rabu (25/6/2025) malam waktu setempat.
Plt Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Mojokerto, Muhibbudin mengatakan, almarhum merupakan warga Dusun Sumbertempur, Desa Sumbergirang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 49 Syarikah MCD 15.
“Almarhum sempat kehilangan kesadaran saat berada di ruang tunggu Bandara King Abdulaziz International Airport (KAIA) Jeddah sekitar pukul 17.30 waktu Arab Saudi. Setelah mendapat tindakan awal, jemaah langsung dirujuk ke klinik bandara. Penanganan selanjutnya dilakukan oleh tim medis bandara,” ungkapnya, Sabtu (28/6/2025).
Informasi mengenai wafatnya almarhum baru diterima pihak Kemenag Mojokerto setelah acara penyambutan jemaah haji di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES). Berdasarkan laporan resmi, almarhum dinyatakan meninggal dunia pada pukul 21.30 WSAS di RS King Abdullah, Jeddah, Arab Saudi.
“Untuk penyebab kematian almarhum masih menunggu hasil pemeriksaan dari tim medis dan petugas kesehatan yang mendampingi kloter. Jenazah almarhum telah dimakamkan di Makam Dhahban, Jeddah, sesuai dengan prosedur yang berlaku di Arab Saudi,” jelasnya.
Kloter 49 Debarkasi Surabaya (SUB 49) dijadwalkan tiba di Tanah Air pada, Kamis (26/6/2025), dan mendarat di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, sekitar pukul 21.15 WIB, kemudian melanjutkan proses penerimaan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES).
Kloter 49 tiba bersamaan dengan kloter 47 dengan total jemaah sebanyak 133 jemaah. Kloter 47 sebanyak 97 jemaah, dan kloter 49 sebanyak 133 jemaah, satu jemaah atas nama Sadi Saberi (69) meninggal dunia saat hendak kembali ke tanah air. Sehingga total ada 132 jemaah tiba di GOR Seni MAN 2 Mojokerto pukul 19.05 WIB. [tin/ian]






