Lumajang (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur mengimbau agar plastik sekali pakai tidak digunakan untuk pembagian daging kurban selama momen perayaan Idul Adha.
Gerakan itu selaras dengan kebijakan pemerintah pusat lewat Surat Edaran (SE) Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Nomor 3 Tahun 2025 mengenai penghentian polusi plastik.
Sementara, di tingkat daerah, inisiatif itu juga mendukung Peraturan Daerah Kabupaten Lumajang Nomor 56 Tahun 2019 yang mengatur pembatasan penggunaan plastik sekali pakai.
Plh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang Agus Rohman Rozaq mengatakan, resiko kemunculan tumpukan sampah plastik selama momen perayaan hari raya kurban sangat tinggi.
Terlebih, diperkirakan jumlah hewan kurban di Lumajang tahun ini mencapai 7.632 ekor. Informasinya, sebanyak 1.680 ekor diantaranya dari ternak sapi, serta 3.094 ekor kambing, dan 2.858 ekor domba.
Secara perhitungan, diakui setiap satu ekor kambing atau domba rata-rata diperkirakan membutuhkan 15 kantong plastik. Sehingga, limbah plastik yang dapat dihasilkan dikhawatirkan mencapai lebih dari 89.920 lembar kantong.
Angka tersebut belum dihitung dari kebutuhan plastik untuk membungkus daging kurban dari jenis ternak sapi.
Menyikapi potensi masalah, warga Lumajang diimbau agar beralih untuk menggunakan wadah ramah lingkungan seperti besek bambu, daun pisang, daun jati, atau membawa wadah sendiri dari rumah.
“Inikan momen kurban kesempatan emas untuk menunjukkan kepedulian, selain ke sesama juga bagi alam. Jadi, kami imbau masyarakat untuk memakai wadah ramah lingkungan,” terang Agus Rohman Rozaq, Kamis (5/6/2026).
Pelarangan pemakaian kantong plastik diakui juga bertujuan untuk mendorong perubahan kebiasaan jangka panjang masyarakat dalam mengurangi konsumsi plastik sekali pakai. Sehingga, kebijakan itu hampir selalu diterapkan saat momen-momen perayaan hari besar.
“Untuk kurban ini bagian dari ibadah, tentu ibadah ini akan lebih bermakna jika turut serta menjaga ciptaan Tuhan, yakni bumi dan lingkungan. Jadi, mari bersama-sama mewujudkan Idul Adha yang bersih, sehat, dan berwawasan lingkungan,” ungkapnya. [has/aje]






