Surabaya (beritajatim.com) – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-732 Kota Surabaya, Klinik Mata Tritya menyelenggarakan seminar akbar bertajuk “Manajemen Penyakit Mata di Fasilitas Kesehatan”. Acara ini berlangsung hari ini, Sabtu, (24/5/2025) di Ballroom Bumi Hotel Resort, Surabaya.
Seminar ini merupakan yang pertama kali digelar oleh Klinik Mata Tritya dan berhasil menarik perhatian sekitar 500 peserta. Para peserta terdiri dari dokter spesialis mata, dokter umum, serta refraksionis optisien/optometri dari Surabaya dan kota-kota sekitarnya. Penyelenggaraan seminar ini juga mendapat dukungan penuh dari Asosiasi Klinik Indonesia (ASKLIN) Jawa Timur.
Seminar yang dinamakan 1st SYMTYA 2025 ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang telah dimulai sebelumnya. Klinik Mata Tritya telah mengadakan kegiatan skrining katarak pada 10 dan 17 Mei 2025 di dua lokasi, yaitu Rumah Gadang Gebu Minang, Jalan Gayungsari, Surabaya, dan Balai Kota Surabaya.
Puncak dari rangkaian kegiatan ini akan ditutup dengan pelaksanaan bakti sosial operasi katarak gratis yang dijadwalkan pada 29 Mei 2025 di Klinik Mata Tritya. Bakti sosial ini menargetkan sebanyak 50 mata untuk mendapatkan layanan operasi secara cuma-cuma.
Seminar yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB ini terbagi menjadi tiga sesi. Sebanyak 11 dokter spesialis mata yang merupakan para ahli di bidangnya turut hadir sebagai pembicara. Topik utama yang dibahas mencakup berbagai aspek dalam manajemen penyakit mata yang sering dijumpai di fasilitas layanan kesehatan. Diharapkan, seminar ini dapat menjadi wadah pembelajaran dan pertukaran ilmu, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan mata di berbagai institusi kesehatan.
Direktur Utama Klinik Mata Tritya, dr. Armanto Sidohutomo, Sp.M, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Tritya untuk terus berbagi ilmu pengetahuan kepada masyarakat dan para tenaga medis. “Salah satu misi Tritya adalah menjadi sarana Pendidikan, pelatihan dan penelitian bagi tenaga medis, paramedis di bidang kesehatan mata dalam segala bentuk dan cara. Harapan kami, acara ini memberikan manfaat dan keberkahan bagi semua pihak – baik peserta, pembicara, penyelenggara, maupun para vendor dan sponsor,” ujar dr. Armanto.
Beliau juga menjelaskan bahwa rencana untuk menggelar seminar ini sudah ada sejak sebelum pandemi dan sempat tertunda cukup lama. “Insya Allah… ini harapan sekaligus doa kami. Karena itulah kami menamakan acara ini sebagai 1st SymTya, dengan harapan akan hadir SymTya 2 dan seterusnya di masa mendatang,” tambahnya.
Selain seminar, kegiatan ini juga dimeriahkan oleh pameran dari perusahaan-perusahaan di bidang kesehatan mata serta berbagai doorprize menarik untuk peserta.[rea]






