Gresik (beritajatim.com)- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik masih menunggu hasil laboratorium DLH Provinsi Jawa Timur terkait limbah padat yang dibuang sembarangan di Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu, Gresik.
Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH Gresik, Zauji mengatakan, sampai saat pihaknya masih menunggu hasil laboratorium DLH Jawa Timur keluar.
“Kami masih menunggu hasil laboratorium dulu. Apakah itu limbah berbahaya atau tidak,” katanya, Senin (5/5/2025).
Masih menurut Zauji, sampai sekarang limbah padat yang dikantongi sak berwarna putih berukuran jumbo masih belum dipindahkan. DLH Gresik juga kesulitan memindahkan karena jumlahnya sangat banyak.
“Kalau dipindahkan kami kesulitan. Selain jumlahnya banyak ukurannya pun sangat besar,” paparnya.
Terkait dengan kasus ini lanjut dia, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polda Jatim untuk mengusut siapa yang membuang limbah tersebut sembarangan. Apakah itu perseorangan atau perusahaan.
“Polda Jatim sudah kami lapori soal limbah ini. Tapi masih menunggu hasil laboratorium keluar dulu baru bertindak,” urainya.
Ia menambahkan, keberadaan limbah dengan jumlah yang banyak itu. Sempat membuat warga setempat bertanya-tanya. Pasalnya, limbah yang dibuang itu tertata rapi.
“Warga tidak tahu siapa yang membuang limbah ini. Tiba-tiba kami dilapori untuk segera mengecek,” imbuhnya.
Seperti diberitakan, limbah padat yang dibuang sembarangan menjadi atensi DLH Gresik. Limbah yang dikemas dalam kantong sak itu, pernah ditinjau oleh petugas.
Kedatangan petugas tersebut, untuk melakukan pengujian Prosedur Pelindian Karakteristik Beracun (TCLP) di laboratorium lingkungan DLH Provinsi Jawa Timur. Penanganan atas temuan itu, menjadi kewenangan DLH dan Polda Jatim yang sampai saat ini masih menunggu hasilnya. [dny/ian]






