Brentford (beritajatim.com) – Pasca memastikan lolos semifinal Liga Europa dua pekan lalu, Ruben Amorim sempat berujar bahwa dia akan memainkan banyak pemain di sisa Premier League musim ini.
Dalam dua matchweek terakhir sejak pernyataan itu, tactician Manchester United itu tidak membual. Nama-nama seperti Tyler Fredricson, Harry Amass, dan Chido-Obi Martin selalu dipercaya.
Itu dilakukan Amorim agar United lebih fokus juara Liga Europa. Apalagi, mereka bermodal agregat 3-0 jelang second leg semifinal kontra Athletic Bilbao (9/5) di Old Trafford.
“Kebijakan” Amorim yang terbaru terjadi pada laga kontra Brentford tadi malam. Tercatat hanya Manuel Ugarte, Kobbie Mainoo, dan Alejandro Garnacho pemain utama yang jadi starter. Mason Mount dan Matthijs de Ligt yang baru pulih dari cedera juga jadi starter.
Dilansir Opta, usia rata-rata pemain United pada starter melawan Brentford adalah 22 tahun 270 hari. Itu jadi starting XI termuda ketiga di Premier League. Sebelumnya ada Arsenal vs Portsmouth pada 2009 di usia 22 tahun 237 hari dan Middlesbrough yang melawan Fulham pada 2006 dengan 20 tahun 181 hari.
Hasilnya pun bisa ditebak. United kalah lagi. Kali ini dengan skor 3-4. Kekalaham yang membuat mereka nirkemenangan di enam matchweek terakhir. Itu merupakan streak nirkemenangan terpanjang United musim ini.
Untungnya, United telah bebas degradasi. Sebab, berada di posisi 15 dengan 39 poin bisa mengancam eksistensi United di Premier League jika itu terjadi dengan menyisakan minimal 10 matchweek.
“Saat ini, kami melempem di Premier League. Tetapi, kami sedang fokus di Liga Europa. Laga Jumat (second leg dini hari WIB, Red) jadi yang paling krusial,” papar Amorim kepada BBC. (dio/ted)






