Jombang (beritajatim.com) – Sebuah insiden kebakaran terjadi di area limbah ampas tebu milik PTPN PG Jombang Baru yang berlokasi di Jl. Panglima Sudirman Jombang, pada Minggu (4/5/2025). Api mulai terlihat sekitar pukul 10.45 WIB oleh salah seorang karyawan pabrik yang mendapati kobaran api membakar tumpukan limbah ampas tebu seluas kurang lebih 25 x 30 meter persegi.
Karyawan sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat seadanya, namun api terus membesar. Lima menit setelah kejadian, tepat pukul 10.50 WIB, beberapa pekerja mulai melakukan pemadaman mandiri. Namun karena api tak kunjung padam, salah satu karyawan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Jombang pada pukul 10.52 WIB.
Komandan Damkar Jombang, Syamsul Bahri, menyampaikan bahwa laporan diterima dengan cepat dan langsung ditindaklanjuti. “Pukul 10.54 WIB kami menerima laporan dan langsung diteruskan ke pimpinan. Satu menit kemudian, kami berangkatkan satu unit sky lift, fire pumper truck, dan supply truck menuju lokasi kebakaran,” ujar Syamsul.
Tim Damkar tiba di lokasi pada pukul 11.00 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman serta pembasahan untuk mencegah api menjalar lebih luas. Api berhasil dipadamkan secara menyeluruh pada pukul 13.00 WIB dan tim kembali ke markas pada pukul 13.30 WIB.
Dalam proses penanganan kebakaran ini, sejumlah lembaga turut membantu, di antaranya Pos Damkar Jombang, Pos Damkar Ploso, Polsek Kota Jombang, Inafis Polres Jombang, serta karyawan pabrik dan warga sekitar.
Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti penyebab munculnya api di area limbah ampas tebu tersebut. “Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” ungkap Syamsul Bahri.
Ia juga menambahkan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun pihaknya mengimbau agar pihak pabrik melakukan evaluasi sistem keamanan dan keselamatan kerja, terutama di area penyimpanan limbah mudah terbakar.
Kebakaran di area industri, terutama yang menyimpan bahan sisa produksi seperti ampas tebu, memang memiliki potensi tinggi untuk menyebabkan kerugian besar bila tidak ditangani dengan cepat. Penanganan cepat oleh petugas pemadam kebakaran kali ini berhasil mencegah kerusakan yang lebih luas. [suf]






