Jember (beritajatim.com) – Terpilih menjadi Ketua Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Kabupaten Jember, Jawa Timur, 2020-2029, Abdullah Waid ingin menggelar Liga Santri.
“Kita akan coba Liga Santri, karena ada potensi (pemain sepak bola) di dalam pondok pesantren,” kata Waid yang dikenal juga sebagai Ketua Laskar Sholawat Nusantara Jember, organisasi yang didirikan Bupati Muhammad Fawait, usai Musyawarah Kabupaten di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Sabtu (3/5/2025).
Liga santri merupakan bagian dari upaya Askab PSSI Jember untuk membina pemain muda. Sebelumnya, selain turnamen Piala Suratin U13 dan U15, Askab PSSI Jember juga memutar Jember League dan Top Skor.
“Kami berharap atlet-atlet muda ini bisa menjadi atlet profesional ke depannya. Harapan kita, mereka bisa bermain di Persid Jember dan membawa nama Kabupaten Jember,” kata Waid.
Waid akan mengajak semua pemangku kepentingan sepak bola di Jember. Dia berharap ada kolaborasi intensif. “Jember punya (infrastruktur) Jember Sport Garden. Ke depan kami akan lihat lagi (ketersediaan infrastruktur lapangan) di bawah. Kami berharap peran pemerintah kabupaten dan pusat untuk meningkatkan fasilitas infrastruktur,” katanya.
Wakil Ketua Umum Asosasi Provinsi PSSI Jawa Timur Amir Burhanuddin menyampaikan agenda pokok yang harus dijalankan Askab PSSI Jember adalah pengembangan sepak bola usia dini dan kelompok umur.
“Prinispnya di epak bola tidak bisa sendiri. Kami pasti mengharapkan kehadiran seluruh kelompok masyarakat. Ketika ada niatan memajukan sepak bola, kami yang ada di dalam pasti akan menyambut,” kata Amir. [wir]






