Surabaya (beritajatim.com) – Dua pemain andalan Persebaya Surabaya, Dejan Tumbas dan Toni Firmansyah, mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah mengalami cedera cukup serius dalam laga kontra Madura United pada 20 April 2025. Pelatih Persebaya, Paul Munster, memastikan bahwa tim medis terus bekerja intensif untuk memantau kondisi keduanya menjelang laga penting melawan Arema FC.
Munster menyebut, kondisi Dejan Tumbas saat ini sudah membaik setelah sempat mengalami pendarahan di kepala akibat benturan keras dengan pemain lawan. Sementara Toni Firmansyah, yang mengalami cedera kaki usai ditekel saat menggiring bola ke lini pertahanan lawan, masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
“Dejan merasa baik sekarang, saya bertemu dengannya. Tony juga sedang pemeriksaan kakinya, jadi kami menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” kata Munster, Kamis (24/4/2025).
Pelatih asal Irlandia Utara tersebut menegaskan bahwa proses pemulihan pemain akan terus dipantau dengan ketat. Ia tidak ingin mengambil risiko yang bisa memperparah kondisi pemainnya.
Setelah menghadapi Madura United, Persebaya akan melanjutkan perjuangan di Liga 1 pekan ke-30 menghadapi Arema FC. Laga bertajuk Derby Jatim ini akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Senin (28/4/2025).
Munster menyatakan bahwa persiapan tim sudah mulai dilakukan secara bertahap, termasuk evaluasi fisik dan taktik, serta kesiapan individu pemain.
“Perlahan-lahan, sekarang kami mulai mempersiapkan diri untuk melawan Arema,” ungkapnya.
Diketahui, Toni Firmansyah dan Dejan Tumbas sempat mendapat penanganan medis di rumah sakit usai pertandingan melawan Madura United. Toni menderita cedera kaki akibat tekel keras, sementara Dejan mengalami luka di kepala bagian kiri bawah yang membutuhkan jahitan.
Kondisi mereka menjadi perhatian khusus tim pelatih mengingat pentingnya laga selanjutnya dan peran keduanya dalam skema permainan Persebaya. [way/beq]






