Gresik (beritajatim.com) – Raut wajah Isyatun Haniyah sumringah. Saat dirinya baris di deretan paling depan bersama 474 ASN. Isyatun semula sempat tak percaya menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan sebagai calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2024 Kabupaten Gresik.
“Saya sangat mengapresiasi kesigapan Pemda Gresik. Saat banyak teman di daerah lain masih menunggu kabar, kami di Gresik sudah menerima SK. Ini luar biasa,” ujarnya sambil tersenyum, Senin (21/4/2025).
Sebelumnya, Isyatun mengaku sempat cemas di tengah simpang siur informasi terkait proses pengangkatan CPNS Formasi 2024.
“Jujur, sempat galau. Tapi hari ini semua terjawab dengan sangat melegakan. Saya siap menjalankan tugas dan menjadi bagian dari sejarah dalam perjalanan menuju Gresik Baru yang lebih maju serta melayani masyarakat sepenuh hati,” ungkapnya.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau akrab dipanggil Gus Yani menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para CPNS yang telah melalui proses seleksi secara transparan dan kompetitif.
“Pelantikan ini bukan sekadar formalitas administratif, tetapi merupakan amanah besar untuk memberikan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan berintegritas.
“Semoga para ASN ini menjadi energi baru untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan di Kabupaten Gresik. Saya berpesan agar ASN memiliki moral, profesionalitas, dan integritas yang tinggi,” tuturnya.
Bupati milenial ini menekankan ASN adalah garda terdepan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan berdaya saing. Ia mengajak seluruh CPNS untuk memahami dan menjalankan Astacita serta visi-misi bupati dan wakil bupati dalam membangun Gresik Baru yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
“Saya harap saudara semua menjadi bagian dari gerakan perubahan. Mari bersama mewujudkan Astacita mulai dari Gresik Cerdas dan Sehat, hingga Gresik Aman dan Harmonis,” urainya.
Dirinya juga mengingatkan agar seluruh CPNS memiliki kesabaran dan ketulusan dalam melayani masyarakat.
“Sebagai pelayan publik, saudara akan dihadapkan pada berbagai dinamika dan ekspektasi. Layani masyarakat dengan penuh kesabaran, ketulusan, dan profesionalisme. Jadikan kepercayaan ini sebagai ladang pengabdian, bukan sekadar rutinitas kerja,” imbuhnya. [dny/ian]






