Bojonegoro (beritajatim.com) – Sebanyak delapan kecamatan di Kabupaten Bojonegoro yang berpotensi terdampak bencana kekeringan telah dipasang Instalasi Pemanen Air Hujan (IPAH). Program panen air hujan itu merupakan salah satu quick win Pemkab Bojonegoro mengatasi bencana kekeringan.
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Bojonegoro, Satito Hadi mengatakan, progres dari program panen air hujan saat ini telah terealisasi pada 55 titik yang tersebar di delapan kecamatan yang kerap dilanda krisis air bersih saat musim kemarau.
“Update dari PMO sampai hari ini (terpasang) 55 unit dan akan (terus) bertambah,” ujarnya, Sabtu (19/4/2025).
Tito sapaan karibnya menjelaskan, 55 unit IPAH yang sudah terpasang ini, menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari BUMD. Namun, lanjut Tito, ke depannya akan tetap menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bojonegoro.
“Untuk anggaran dari dana Pemkab baru bisa dilaksanakan di P-APBD 2025,” katanya dalam penjelasan quick win ketiga program 100 hari pertama kerja Bupati dan Wabup Bojonegoro, Setyo Wahono dan Nurul Azizah.
Untuk diketahui, sebanyak 55 unit IPAH yang sudah terpasang itu berada di Desa Nganti Kecamatan Ngraho sebanyak 10 unit, Desa Jatimulyo dan Bakalan Kecamatan Tambakrejo terdapat 13 unit, SDN Purwosari 2 Kecamatan Purwosari 3 unit.
Selanjutnya, di Ponpes Wasilatul Huda Kecamatan Ngasem terdapat 2 unit, Ponpes Yaspira Kecamatan Baureno terpasang 2 unit, Desa Ngaglik dan Cemplo Kecamatan Kedungadem sebanyak 10 unit.
Kemudian, di Desa Krondonan, Senganten, Gondang, Jari, Pragelan, dan Sambongrejo Kecamatan Gondang terpasang sebanyak 13 unit, dan terakhir di Kecamatan Sumberrejo terdapat 2 unit.
“Semoga di daerah yang sudah terpasang IPAH, bisa memenuhi kebutuhan air bersih untuk rumah tangga saat musim kemarau tiba,” pungkasnya.
Sementara Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi Kabupaten Bojonegoro bakal dilanda musim kemarau mulai awal bulan Mei 2025 mendatang. [lus/ian]






