Magetan (beritajatim.com) – Ikatan Motor Indonesia (IMI) Magetan memastikan Sirkuit Magetan yang berada di Kelurahan Parang, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan bakal terus berlanjut. Ketua IMI Magetan, Risto Ariesta Vialle mengatakan meski saat ini ada jadwal latihan persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), namun pihaknya hanya bisa melaksanakan latihan selama dua kali dalam seminggu.
“Kami mendapat izin dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, untuk menggelar latihan dua kali seminggu. Yakni hari Kamis dan Minggu saja. Ini karena Sirkuit masih dalam tahap pembangunan ya,” kata Risto, Jumat (18/4/2025).
Risto telah memastikan bahwa tahun ini ada anggaran Rp4,5 miliar yang digelontorkan untuk melanjutkan pembangunan sirkuit oleh Pemkan Magetan. Tahun ini, pembangunan fokus untuk melengkapi keamanan sirkuit.
“Karena, ada lintasan yang berdekatan dengan tebing, dan dekat dengan jurang. Jadi, kelengkapan safety itu penting. Informasi yang kami dapat, pembangunan tetap berlanjut tahun ini menggunakan APBD Magetan,” terang Risto.
Nemun, Sirkuit Magetan belum masuk dalam proyek prioritas Pemprov Jawa Timur. Sehingga, tahun ini hanya mendapatkan anggaran dari Pemkab Magetan saja. “Belum masuk proyek prioritas Jawa Timur tahun ini,” kata kakak Mario Suryo Aji itu.
Risto pun mendukung upaya dari kontraktor penggarap Sirkuit yang masih melakukan pemeliharaan, yang melarang kendaraan selain pembalap memasuki kawasan Sirkuit.
“Karena treatment dari pembalap dan yang bukan pasti berbeda. Sehingga, kendaraan pengunjung tidak boleh masuk area sirkuit. Kalau hanya untuk jogging atau jalan-jalan saja tidak akan merusak aapal. Jadi, tidak masalah. Itu juga sudah sesuai dengan tujuan awal Bapak Suprawoto (Bupati Magetan periode 2018-2023) yang mengharap sirkuit bisa multifungsi dalam bidang olahraga,” pungkasnya. [fiq/but]






