Surabaya (beritajatim.com) Polemik dugaan penahanan ijazah oleh CV Sentosa Seal terus berlanjut. Terbaru, Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer melakukan inspeksi mendadak (sidak), Kamis (17/04/2025) di Jalan Margomulyo Industri II, Asemrowo, Surabaya.
Pantauan beritajatim.com di lokasi, Wamenaker Immanuel Ebenezer datang pada pukul 11.00 WIB didampingi oleh Wakil Walikota Surabaya Armuji dan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan. Di dalam gudang dengan pagar warna biru itu terdapat sejumlah karyawan dan pemilik CV Sentoso Seal Jan Hwa Diana.
Wamenaker dan Armuji sempat menunggu sekitar 3 menit untuk dibukakan pintu agar bisa masuk melihat-melihat kondisi CV Sentosa Seal. Setelah berselang setengah jam, Wamenaker Immanuel Evenezer meminta agar 30 karyawan yang mengaku ijazahnya ditahan untuk datang ke lokasi. Mereka pun datang diantar oleh mobil PC FSKEP SPSI Surabaya dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak.
Sampai berita ini ditulis, sidak oleh Wamenaker Immanuel Evenezer masih berlangsung. Tidak semua awak media diperbolehkan masuk ke dalam gudang untuk meliput.
Sebelumnya, Diduga melakukan penahanan ijazah, Nila Handiani warga Surabaya melaporkan Jan Hwa Diana ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Senin (14/04/2025). Nila melakukan pelaporan didampingi oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Ahmad Zaini.
Nila bersama dengan Zaini semula datang ke Polrestabes Surabaya untuk melakukan pelaporan. Namun setelah diteliti lebih lanjut oleh petugas, Nila disarankan untuk melakukan pelaporan ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak karena CV Sentosa Seal berada di Jalan Margomulyo.
Nila bersama dengan Zaini lantas tiba di Polres Pelabuhan Tanjung Perak sekitar pukul 14.00 WIB. Keduanya kemudian memasuki Gedung Sanika Satyawada untuk menjalani proses pelaporan. Nila dan Ahmad Zaini sempat keluar gedung SPKT untuk pemeriksaan lebih lanjut di gedung Reskrim sekitar pukul 18.00 WIB.
“Sesuai surat saya, sudah ada laporan polisi terkait penahanan ijazah. Saya hanya meminta ijazah dikembalikan,” ujarnya.
Ia memastikan Jan Hwa Diana merupakan pihak yang dilaporkan ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Hal itu sesuai dengan video sidak Wakil Walikota Surabaya Armuji yang viral beberapa waktu lalu.
“Sudah sesuai dengan yang ada di video kemarin,” tutur Nila. [ang/beq]






