Ponorogo (beritajatim.com) – Hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran, Selasa (8/4/2025), menjadi sorotan publik. Namun, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Ponorogo memastikan seluruh aparatur sipil negara (ASN) hadir sesuai ketentuan. Plt Kepala BKPSDM, Herry Sutrisno, menegaskan bahwa tidak ada ASN yang bolos alias mangkir tanpa keterangan.
“Kalau soal bolos, alhamdulillah nihil. Tidak ada satu pun ASN yang tidak masuk tanpa alasan jelas,” tegas Herry saat dikonfirmasi, Kamis (10/4/2025).
Penegasan itu disampaikan setelah pihaknya memverifikasi data presensi seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo. Herry menjelaskan, memang terdapat 11 ASN yang tidak hadir pada hari pertama kerja. Namun, seluruhnya telah mengantongi izin cuti yang sah. Jenis cutinya pun bervariasi, mulai dari cuti tahunan hingga cuti melahirkan.
“Ada 11 ASN yang cuti, terdiri dari 7 dari Dinkes dan sisanya 4 orang dari Dindik. Sudah diajukan sebelum Lebaran,” ungkap Herry.
Ia tak menampik masih ada ASN yang datang terlambat saat apel pagi. Bahkan, sebagian diketahui masuk area kantor dengan menerobos pagar karena pintu gerbang sudah ditutup. Meski demikian, keterlambatan itu tidak masuk kategori pelanggaran berat karena mereka tetap melakukan absensi terlebih dahulu melalui aplikasi Jathilan.
“Mereka absen dulu, baru apel. Jadi secara administratif tidak bisa disebut bolos,” pungkas Herry. [end/beq]






