Barcelona (beritajatim.com) – FC Barcelona terus menunjukkan dominasi luar biasa sejak pergantian tahun. Kemenangan telak 4-0 atas Borussia Dortmund pada first leg perempat final Liga Champions 2025 dini hari tadi memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi 23 laga. Rinciannya, Blaugrana menang 19 kali dan seri 4 kali sepanjang tahun ini.
Catatan ini menempatkan Barca sebagai satu-satunya tim dari liga elite Eropa yang belum terkalahkan di 2025. Bahkan, rekor itu melampaui capaian mereka pada awal tahun 2016, ketika tak terkalahkan dalam 22 laga.
“Ini (kemenangan atas BVB, Red) baru awal (performa hebat FCB, Red). Kami masih bisa lebih baik lagi,” ujar entrenador FCB Hans-Dieter Flick seperti dilansir AFP.
Empat gol yang bersarang ke gawang Borussia Dortmund di Estadi Olimpic Lluis Companys menambah total gol Barca menjadi 73 dari 23 pertandingan. Rata-rata, mereka mencetak lebih dari tiga gol per laga.
Kemenangan ini juga diwarnai oleh catatan rekor individu pemain. Striker Robert Lewandowski mencetak dua gol ke gawang mantan klubnya. Torehan tersebut menjadikannya pemain pertama yang mencetak minimal 10 gol di Liga Champions bersama tiga klub berbeda—Bayern Munchen, Borussia Dortmund, dan kini Barcelona. Tak hanya itu, sejak hengkang dari Dortmund pada 2014, Lewy sudah 29 kali membobol mantan klubnya dari 28 pertemuan.
Penampilan wonderkid Lamine Yamal juga mencuri perhatian. Ia menjadi pemain pertama yang mencatatkan 20 penampilan di Liga Champions sebelum menginjak usia 18 tahun.
Bek muda Pau Cubarsi turut menorehkan sejarah. Umpannya kepada Raphinha menjadi assist perdananya di Liga Champions dan menjadikannya bek termuda yang mencatatkan assist di kompetisi tersebut. Saat ini Cubarsi berusia 18 tahun 77 hari, mengalahkan rekor Vincent Kompany yang berusia 18 tahun 193 hari saat membuat assist bersama Anderlecht pada 2004.
Raphinha pun tampil gemilang dengan kontribusi satu gol dan dua assist. Total kontribusinya di Liga Champions musim ini telah mencapai 19—12 gol dan 7 assist. Angka itu menyamai rekor kontribusi gol terbaik Lionel Messi dalam satu musim kompetisi elit Eropa tersebut. Dengan masih adanya second leg dan potensi tiga laga tambahan jika lolos hingga final, Raphinha berpeluang besar melampaui legenda hidup Barcelona itu.
Leg kedua akan digelar di Westfalenstadion, Dortmund, pada 16 April 2025. Dengan keunggulan agregat 4-0, Barca hanya membutuhkan hasil imbang atau kekalahan maksimal selisih tiga gol untuk mengunci tiket semifinal. [dio/beq]






