Banyuwangi (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) menggelar inspeksi mendadak (sidak) di pasar tradisional guna memastikan daging yang beredar memenuhi standar Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).
Plt. Kepala Dispertan Banyuwangi, Ilham Juanda, menyatakan bahwa operasi ini menyasar seluruh pasar tradisional dan 25 Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) se-Banyuwangi. Sidak dilakukan dalam rangka menjamin kualitas daging menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri, mengingat permintaan masyarakat yang meningkat.
“Dalam rangka jaminan daging yang ASUH, dan ini bersamaan dengan hari keagamaan besar nasional yakni Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri,” ujarnya saat sidak di Pasar Blambangan.
Selama sidak, petugas mendatangi pedagang daging untuk melakukan pemeriksaan visual serta pengecekan kadar pH guna memastikan kesegaran daging. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Ilham beserta tim memastikan bahwa daging sapi yang dijual aman dikonsumsi dan tidak bercampur dengan daging lain.
“Semua sudah menyembelih di RTH, kita ada delapan RTH yang tersebar di seluruh Banyuwangi,” jelasnya.
Tingginya permintaan daging menjelang hari raya menyebabkan lonjakan penjualan. Pedagang yang biasanya hanya menyembelih satu ekor sapi kini meningkat menjadi dua hingga tiga ekor. Hal ini juga berdampak pada kenaikan harga daging sapi sebesar Rp10 ribu per kilogram, dari Rp125 ribu menjadi Rp135 ribu hingga Rp140 ribu per kilogram.
“Harganya juga meningkat rata-rata Rp10 ribu, saya kira itu masih dalam taraf yang wajar. Karena ini hari besar keagamaan nasional,” tegas Ilham.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner Dispertan Banyuwangi, drh. Nanang Sugiharto, memastikan stok sapi Banyuwangi tetap mencukupi meskipun permintaan meningkat.
“Rata-rata pemotongan harian normal sebanyak 32 ekor. Hari ini terlaporkan hampir 100 ekor per hari. Mungkin besok akan naik lagi,” ujarnya.
Selain daging sapi, petugas juga mengecek harga daging ayam potong yang masih stabil di angka Rp32 ribu per kilogram.
“Permintaan daging ayam juga turut meningkat mendekati Lebaran, menunjukkan tingginya konsumsi masyarakat terhadap daging selama momen perayaan,” pungkasnya. [alr/beq]






