Surabaya (beritajatim.com) – Mudik lebaran yang diperkirakan memuncak pada Kamis (27/3/2025) nanti mendapat pengamanan khusus. Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur menerjunkan 15.231 personel gabungan dari TNI, Polri, dan instansi terkait.
Pengamanan ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat yang berlangsung di enam wilayah di Indonesia, termasuk Jawa, Lampung, dan Bali.
Direktur Lalu Lintas Polda Jatim, Kombes Pol Komarudin, mengatakan pihaknya telah menyiapkan 149 pos pengamanan, 41 pos pelayanan, dan 13 pos terpadu di berbagai titik strategis. Langkah ini bertujuan untuk memastikan arus mudik berjalan aman, tertib, dan lancar.
“Kami sudah memetakan berbagai potensi kerawanan, termasuk kondisi cuaca yang masih sering hujan dan beberapa titik genangan yang bisa menyebabkan perlambatan arus kendaraan,” ujar Komarudin, Minggu (23/3/2025) malam.
Ia juga menyebut, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 27-28 Maret 2025, sementara arus balik diperkirakan terjadi pada 5-7 April 2025.
Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) untuk mengurai kepadatan di jalur mudik. [uci/aje]






