Kediri (beritajatim.com) – Seorang penjaga perlintasan kereta api sebidang di Kota Kediri, yang akrab disapa Pak Be, mengaku mengalami kejadian mistis saat bertugas. Ia ditugaskan di pos penjagaan oleh instansi pemerintah dan kerap bekerja sendiri di malam hari. Salah satu pengalaman paling menyeramkan yang ia alami adalah bertemu sosok perempuan misterius di rel kereta api.
Pak Be mengisahkan bahwa kejadian pertama kali dialaminya saat berjaga malam. “Pertama kali saya bertugas, malam hari, saya didatangi oleh hantu perempuan,” ujarnya.
Sosok tersebut mengenakan pakaian serba putih keabu-abuan yang lusuh, dengan sebagian wajah tertutup dan tampak hancur.
Makhluk tersebut muncul di tengah rel sekitar pukul 02.00 WIB, saat Pak Be berjaga sendirian tanpa ada teman di posnya. Sosok itu bahkan berbicara kepadanya.
“Tanya sama saya yang sedang berjaga, ‘Nyapo Le?’ Saya kaget. Langsung saya mengumpat, dan dia langsung pergi,” katanya.
Kemunculan Ular Welang Sebelum Penampakan
Selain mengalami gangguan makhluk halus, Pak Be juga kerap menjumpai ular welang di sekitar rel. Menariknya, tak lama setelah ular itu pergi, sosok perempuan tersebut sering kali muncul.
Warga sekitar percaya bahwa sosok hantu ini adalah arwah seorang perempuan setengah baya yang menjadi korban kecelakaan kereta api di lokasi tersebut beberapa tahun lalu.
“Menurut warga sekitar, dia perempuan setengah baya yang menjadi korban kecelakaan kereta api. Dia tertabrak kereta. Pakaiannya sama seperti ketika korban mengalami kecelakaan. Putih ke abu-abuan, dan ada motif bunga,” jelas Pak Be.
Warga setempat sudah terbiasa dengan kemunculan hantu perempuan tersebut. Mereka percaya bahwa cara terbaik untuk mengusirnya bukanlah dengan doa, melainkan cukup dengan menunjukkan keberanian.
“Kalau ketemu hantu itu tidak usah dibacakan Fatekah, diumpat dia langsung pergi. Kalau kita tidak takut, hantunya pasti langsung pergi,” tambahnya. [nm/beq]






