Yogyakarta (beritajatim.com)- Kebakaran terjadi pada tiga kereta cadangan yang tengah terparkir di jalur stabling timur Stasiun Yogyakarta.
Meski sempat menggegerkan warga sekitar, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta memastikan bahwa insiden ini tidak berdampak pada perjalanan kereta api dan seluruh layanan tetap berjalan normal.
Kronologi Kejadian Versi Daop 6
Kebakaran dilaporkan terjadi pada pukul 06.44 WIB. Api dengan cepat melahap tiga kereta yang sedang tidak beroperasi di jalur stabling. Selang satu menit, tim pemadam kebakaran pertama tiba di lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.
Tak lama kemudian, empat unit tambahan dikerahkan, sehingga total lima mobil pemadam kebakaran turun tangan untuk mengatasi kobaran api. Setelah bekerja keras selama kurang lebih 45 menit, petugas akhirnya berhasil memadamkan api sepenuhnya pada pukul 07.30 WIB.
Tindakan Cepat KAI dan Pihak Terkait
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih dalam siaran pers mengungkapkan bahwa pihaknya segera berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran begitu insiden terjadi. Berkat respons cepat ini, api dapat dikendalikan dengan cepat tanpa menimbulkan korban jiwa.
“Dalam kejadian ini tidak ada korban dan perjalanan kereta api tetap berlangsung normal. Kami memastikan pelayanan kepada penumpang tidak terganggu,” ujar Feni.
Investigasi Penyebab Kebakaran
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. KAI Daop 6 Yogyakarta juga tengah menghitung potensi kerugian akibat insiden ini. Pihak KAI mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas yang terlibat dalam upaya pemadaman dan penanganan kejadian ini.
“Dengan langkah cepat dan koordinasi yang baik antara berbagai pihak, operasional kereta api di Stasiun Yogyakarta tetap berjalan lancar tanpa kendala. KAI Daop 6 memastikan komitmen mereka dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan perjalanan bagi seluruh penumpang,” bebernya. [aje]






