Mojokerto (beritajatim.com) – Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra menggelar Operasi Pasar Ramadhan Berkah di Pasar Legi Mojosari, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.
Operasi Pasar Ramadhan Berkah digelar dalam rangka menjaga stabilitas dan mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok selama Bulan Ramadan.
Pelaksanaan Operasi Pasar Ramadhan Berkah ini juga menjadi bagian dari program 100 hari kerja Bupati Mojokerto dan Wakil Bupati (Wabup) Mojokerto.
Bupati Mojokerto Al Barra, bersama Wabup Mojokerto Moh. Rizal Octavian dan jajaran Forkopimda Kabupaten Mojokerto meninjau langsung pelaksanaan Operasi Pasar Ramadhan.
Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra mengatakan, jika pelaksanaan Operasi Pasar Ramadhan Berkah ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto dalam mengendalikan inflasi daerah dan menjaga stabilitas perekonomian. Sehingga diharapkan daya beli masyarakat Kabupaten Mojokerto akan semakin membaik.
“Operasi Pasar Ramadhan Berkah ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok dan yang paling penting untuk menekan lonjakan yang biasa terjadi menjelang Idul Fitri. Insyaallah akan keliling di pasar-pasar setiap hari Jum’at yang ada di Kabupaten Mojokerto selama bulan suci Ramadan,” ungkapnya, Jumat (7/3/2024).
Berbagai jenis komoditas bahan pokok yang dijual dalam Operasi Pasar Ramadhan Berkah. Diantaranya beras, minyak goreng, gula, telur ayam ras, daging ayam ras, cabe rawit, bawang merah dan bawang putih. Untuk harga beras medium sebesar Rp12 ribu per kg, beras premium Rp13.500 per kg.
Beras sawah hijau Rp13.400 per kg, Minyak Goreng Kita Rp14.500 perpack, gula Rp14.500 per kg, telur ayam ras Rp24 ribu per kg, daging ayam ras Rp29.500 per ekor, cabe rawit merah: Rp40 ribu per kg, bawang merah dan bawang putih Rp35 ribu per kg. [tin/ted]






