Bondowoso (beritajatim.com) – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak, memberikan apresiasi atas perkembangan Kabupaten Bondowoso dalam berbagai aspek, terutama infrastruktur dan penanganan kemiskinan.
Hal itu ia sampaikan dalam acara serah terima jabatan Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso yang berlangsung di Gedung Paripurna DPRD, Kamis (6/3/2025).
Dalam sambutannya, Emil menyoroti perkembangan aksesibilitas Bondowoso yang semakin meningkat dengan adanya proyek jalan tol yang sebentar lagi mencapai Besuki, Situbondo. Menurutnya, hal ini menjadi peluang bagi Bondowoso untuk meningkatkan daya tarik pariwisata daerahnya.
“Nanti kalau sudah di Besuki, sedikit saja sudah masuk Bondowoso. Kalau Situbondo mengambil promosi pantai, maka Bondowoso bisa lebih fokus pada promosi wisata pegunungan,” ujar Emil.
Selain itu, ia juga menyinggung kondisi jalan provinsi dari arah Situbondo via Arak-Arak yang kini sudah dalam kondisi baik, meskipun jalurnya masih berkelok-kelok.
“Saya lewat Arak-Arak, jalannya sangat bagus, nyaris tanpa kerusakan. Hanya saja, memang cukup berkelok-kelok dan bisa membuat sedikit pusing,” tambahnya dengan nada bercanda.
Tidak hanya soal infrastruktur, Emil juga menyoroti isu sosial di Bondowoso, terutama tingkat kemiskinan yang masih cukup tinggi, yakni 12,6 persen atau sekitar 99.620 jiwa. Namun, ia mencatat bahwa tingkat pengangguran relatif rendah di angka 3,63 persen. “Artinya, banyak warga yang sudah bekerja, tetapi masih berada dalam kategori miskin,” jelasnya.
Ia menekankan perlunya metode yang lebih efektif dan kolaboratif dalam menekan angka kemiskinan. Emil menegaskan bahwa bantuan sosial dari pemerintah pusat masih tersedia, dan Pemprov Jatim juga memiliki berbagai program yang bisa dimanfaatkan.
“Ada dua cara untuk membantu masyarakat miskin. Pertama, memberikan bantuan, dan kedua, mengurangi biaya hidup mereka,” tegasnya.
Lebih lanjut, Emil mengingatkan agar Program Indonesia Pintar (PIP) benar-benar tepat sasaran dan tidak ada pungutan liar dalam realisasinya. Ia juga menyoroti pentingnya keakuratan data warga miskin di Bondowoso.
“Pendataan yang dilakukan oleh kepala desa harus diawasi oleh DPRD agar lebih transparan dan akurat,” pungkasnya. [awi/suf]







7 Komentar
Coba lewat di jalan pelosok. Nanti bnyak wisata kolam ikan di sepanjang jalan
Masuk ke jalan2 kecamatan Bapak Wagub, betul sekali disuguhi wisata kolam.
Selain bantuan lebih baik dibuka lapangan pekerjaan terutama utk usia 30 keatas karena masih banyak yg produktif,klo pekerjaan gak susah pasti sejahtera semuanya , di Bondowoso banyak warga yg merantau,termasuk saya
arah pujer sampe kembang parah
Bondowoso memang dbuat berbeda dari kota2 sebelah….
Dan sebentar lagi Bondowoso akan jadi sorotan semua kota2 sebelah…
Karena kemegahannya….
Selain bantuan lebih baik dibuka lapangan pekerjaan terutama utk usia 30 keatas karena masih banyak yg produktif,klo pekerjaan gak susah pasti sejahtera semuanya , di Bondowoso banyak warga yg merantau,termasuk saya
No komen lah