Jakarta (beritajatim.com) – Pekan ke-26 Liga 1 2024/2025 akan menyajikan pertarungan menarik antara PSM Makassar dan Persebaya Surabaya. Laga ini akan digelar di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare pada Jumat (7/3/2025) malam.
Dua tim dengan ambisi besar ini siap memperebutkan poin penuh dalam duel yang diprediksi bakal berlangsung panas.
Persebaya Surabaya, yang kini bertengger di peringkat ketiga klasemen, datang dengan modal cukup impresif: 13 kemenangan dari 25 pertandingan.
Namun, catatan tandang mereka menjadi sorotan. Dari 12 laga away, Bajul Ijo menelan tujuh kekalahan, hanya meraih empat kemenangan, dan dua kali bermain imbang.
Produktivitas gol mereka pun kurang menggigit saat bermain jauh dari kandang, dengan torehan 15 gol dan kebobolan 14 kali. Statistik ini menjadi PR besar bagi Persebaya jika ingin mencuri poin di Parepare.
Di sisi lain, PSM Makassar tampil sebagai salah satu tim paling konsisten musim ini. Berada di peringkat enam, Juku Eja mengemas sembilan kemenangan dan 12 hasil imbang dari 25 laga, dengan hanya empat kekalahan.
Menariknya, dari empat kekalahan tersebut, tiga terjadi di laga tandang melawan Persita Tangerang, Dewa United, dan Persib Bandung. Satu-satunya noda di kandang adalah saat mereka takluk dari Arema FC pada 15 September 2024 lalu.
Rekor kandang PSM musim ini patut diacungi jempol. Dari 12 pertandingan kandang musim ini, mereka meraih enam kemenangan, lima kali imbang, dan hanya sekali kalah.
Sejarah pertemuan kedua tim menambah bumbu panas pada laga ini. Menurut catatan Soccerway, PSM dan Persebaya telah bertemu 20 kali di kompetisi resmi.
PSM unggul dengan sembilan kemenangan, sementara Persebaya meraih enam kemenangan, dan lima laga lainnya berakhir imbang.
Yang lebih mencolok, Persebaya belum pernah sekalipun menang di kandang PSM dalam 20 pertemuan tersebut.
Rekor ini menjadi beban tersendiri bagi Bajul Ijo, sekaligus motivasi ekstra bagi PSM untuk mempertahankan supremasi di Parepare.
Dengan kondisi terkini kedua tim, pertandingan ini diprediksi akan berjalan ketat. PSM diuntungkan dengan rekor kandang yang solid dan kepercayaan diri tinggi, sementara Persebaya harus menemukan cara untuk mematahkan kutukan laga tandang mereka. (faw/ted)






