Lamongan (beritajatim.com) – Reformasi birokrasi Kabupaten Lamongan tahun 2024 mencatat pencapaian membanggakan dengan meraih predikat A (memuaskan) dan skor 86,48. Angka ini meningkat signifikan dibanding tahun 2023 yang memperoleh predikat BB (sangat baik) dengan skor 75,89.
Peningkatan juga terlihat dalam hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Pada tahun 2024, Lamongan memperoleh skor 83,18 dengan predikat A, naik dari tahun 2023 yang mencatat skor 83,00.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menegaskan komitmennya untuk memastikan keberlanjutan reformasi birokrasi melalui percepatan program prioritas. Menurutnya, reformasi birokrasi harus dilakukan secara konsisten demi menciptakan tata kelola pemerintahan yang efisien dan akuntabel.
“Reformasi birokrasi adalah proses yang harus dilalui secara konsisten sehingga menciptakan tata kelola pemerintahan yang akuntabel. Artinya, semuanya bisa dipertanggungjawabkan baik secara administratif maupun kepada publik,” ujar Yuhronur, Kamis (6/3/2025).
Bupati yang akrab disapa Pak Yes ini menambahkan bahwa strategi percepatan program prioritas akan memastikan kinerja pemerintah tetap fokus pada isu-isu utama sesuai kebutuhan masyarakat.
“Dalam 100 hari kerja saya dan Wakil Bupati Lamongan, Mas Dirham, akan menuntaskan quick win prioritas. Di dalamnya terdapat isu-isu utama yang dibutuhkan masyarakat, termasuk infrastruktur, kesehatan, pendidikan, dan lainnya,” jelasnya.
Pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026, indikator kinerja Kabupaten Lamongan telah mencapai 100 persen, bahkan melampaui target yang ditetapkan. Sebanyak 88 persen indikator sasaran juga berhasil memenuhi target yang telah dirancang.
Dalam awarding hasil evaluasi SAKIP perangkat daerah dan kecamatan tahun 2024, sembilan instansi berhasil meraih predikat AA (memuaskan). Instansi tersebut adalah Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, RSUD Dr. Soegiri, Kecamatan Lamongan, Dinas Kesehatan, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, RSUD Ngimbang, Dinas Perikanan, Inspektorat, dan Bapelitbangda. [fak/beq]






