Surabaya (beritajatim.com) – Laga Persebaya Surabaya vs Persib Bandung yang akan berlangsung pada Sabtu (1/3/2025) di Stadion Gelora Bung Tomo menjadi ujian berat bagi Paul Munster. Hasil pertandingan ini akan menentukan nasibnya sebagai pelatih Persebaya, apakah tetap bertahan atau harus angkat kaki dari klub.
Meski ada tekanan besar untuk menang, Munster mengaku tak ingin memikirkan hal tersebut dan hanya fokus membawa timnya meraih tiga poin penuh.
“Yang pasti semua pemain sudah siap dan kami fokus untuk pertandingan besok meraih 3 poin penuh,” ujar Munster, Jumat (28/2/2025).
Pelatih asal Irlandia Utara ini juga berharap dukungan penuh dari Bonek dan Bonita untuk menghidupkan atmosfer pertandingan.
“Saya harap dukungan dari suporter untuk memenuhi seluruh stadion,” tambahnya.
Tekanan dari manajemen yang mengharuskannya meraih kemenangan tidak membuat Munster kehilangan fokus. Ia menegaskan bahwa dengan pengalamannya sebagai pemain dan pelatih selama lebih dari 20 tahun, ia akan tetap profesional menghadapi situasi ini.
“Saya sudah 20 tahun sebagai pemain dan pelatih, jadi saya akan profesional, tidak jadi masalah, hanya fokus saja,” jelasnya.
Di sisi lain, Persebaya harus kehilangan dua pemain pilarnya, yakni Malik Rizaldi dan Kadek Raditya, yang belum pulih sepenuhnya dari cedera.
“Mereka masih belum sembuh, jadi masih belum bisa diturunkan besok,” ungkap Munster.
Persebaya menghadapi laga ini dengan kondisi yang kurang menguntungkan. Dari lima pertemuan terakhir, mereka tidak pernah menang melawan Persib Bandung. Selain itu, performa Bajul Ijo dalam delapan pertandingan terakhir juga mengecewakan, hanya mencatatkan satu kemenangan dan satu hasil imbang.
Laga melawan Persib akan menjadi pertaruhan besar bagi Paul Munster dan Persebaya. Mampukah mereka bangkit dan meraih kemenangan di hadapan para pendukungnya? (way/ian)






