Surabaya (beritajatim.com) – Pemain asing Persebaya asal Meksiko, Fransisco Rivera, secara khusus mengikuti kursus Bahasa Indonesia. Langkah ini diambil agar ia dapat lebih mudah berkomunikasi dengan rekan setim maupun para suporter di Surabaya.
”Empat bulan lalu sudah mulai ikut kursus. Saya ingin mengikuti lebih banyak kelas, tetapi saya tidak bisa karena waktu. Sebagai ganti saya menonton video di YouTube untuk belajar,” ungkap Rivera.
Menariknya, selain mengikuti kursus formal, Rivera juga belajar Bahasa Indonesia secara autodidak dengan meminta bantuan rekan setimnya saat latihan.
“Selain kursus, saya juga minta diajari Bahasa Indonesia kepada beberapa pemain. Saya bertanya kepada mereka bagaimana cara mengucapkan kata dengan benar, dengan cara seperti itu saya belajar lebih cepat,” tambahnya.
Saat ini, Rivera telah menguasai cukup banyak kosakata serta beberapa kalimat dalam Bahasa Indonesia. Meski demikian, ia masih menggunakan Bahasa Inggris saat berkomunikasi dengan pemain lokal. Sementara itu, dengan pemain asal Portugal dan Brasil, ia menggunakan Bahasa Spanyol, yang merupakan bahasa ibu baginya.
”Di sini, orang menyambut kami dengan baik, saya sangat menyukainya. Sangat penting untuk mempelajari bahasanya, ini adalah tanda bahwa saya menyukai negara ini, saya menghormati budayanya dan saya ingin berada di sini selama bertahun-tahun,” ujar pemain kelahiran 1994 itu.
Saat ini, Rivera masih menjalani pemulihan setelah mengalami cedera dalam laga melawan Borneo FC. Tim medis Persebaya terus memantau kondisinya untuk menentukan kapan ia dapat kembali bermain. [way/beq]






