Lamongan (beritajatim.com) – Persela Lamongan harus puas berbagi poin dengan PSKC Cimahi setelah bermain imbang 1-1 dalam laga perdana Babak 8 Besar Liga 2 2024-2025 di Stadion Tuban Sport Center (TSC), Selasa (21/1/2025).
Persela sempat unggul lebih dulu melalui tandukan Ezechiel N’Douassel pada menit ke-20. Gol pembuka dari striker asal Chad itu membuat skuat Laskar Joko Tingkir tampil lebih percaya diri dan mendominasi jalannya pertandingan.
Namun, di babak kedua, Persela yang berupaya menggandakan keunggulan justru kecolongan pada menit ke-57. Sepakan keras gelandang muda PSKC, Muhammad Adlin Cahya Prastya, gagal dibendung oleh kiper Persela, Bima Koto, sehingga membuat kedudukan menjadi imbang 1-1.
Pelatih Persela, Zulkifli Syukur, merespons gol tersebut dengan melakukan beberapa pergantian pemain dan perubahan strategi agar timnya lebih agresif dalam menyerang. Samsul Arif diduetkan dengan Ezechiel N’Douassel di lini depan untuk meningkatkan daya gedor.
Perubahan taktik ini memberikan dampak signifikan. Beberapa peluang emas berhasil diciptakan, namun tidak satu pun yang mampu dikonversi menjadi gol. Salah satunya adalah sundulan Ezechiel yang masih membentur tiang gawang.
Kesempatan Persela untuk meraih kemenangan semakin terbuka ketika PSKC harus bermain dengan 10 orang setelah Hambali Tholib menerima kartu kuning kedua. Namun, meski unggul jumlah pemain, Persela tetap gagal mencetak gol tambahan. Skor imbang 1-1 bertahan hingga peluit akhir.
Hasil ini membuat Laskar Joko Tingkir gagal meraih poin penuh di laga perdana Babak 8 Besar Liga 2.
“Tentu kalau kita lihat secara hasil, ini tentu bukan yang kita harapkan. Kecewa tentu. Tapi kalau saya bilang hari ini kita kurang beruntung. Terbukti beberapa peluang yang seharusnya jadi gol, tapi tidak gol,” kata Zulkifli usai pertandingan.
Selain banyaknya peluang yang terbuang, Zulkifli juga mengakui bahwa beberapa pemain tampil di bawah performa terbaik mereka. “Kita akan evaluasi, baik dari segi taktikal maupun susunan pemain,” tambahnya.
Di sisi lain, Pelatih PSKC Cimahi, Kas Hartadi, bersyukur timnya mampu mencuri satu poin dari markas Persela. Menurutnya, hasil imbang ini merupakan buah dari kekompakan dan kerja keras para pemainnya.
“Terima kasih kepada pemain, manajemen, dan ofisial yang sore ini berhasil memenuhi target satu poin. Poin ini sangat penting agar ke depan lebih bagus lagi,” tuturnya. [fak/suf]






