Malang (beritajatim.com) – Jelang PLN Mobile Proliga 2025 di GOR Ken Arok, Malang. Tim Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia bisa meraih hasil optimal demi menjaga peluang merebut tiket final four.
Laga pertama di Malang mereka akan menghadapi tuan rumah Jakarta Electric PLN pada Jumat (17/1/2025). Persiapan maksimal terus dilakukan demi meraih kemenangan di setiap pertandingan.
Pelatih Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia Ayub Hidayat berharap pemain asing asal Vietnam Tran Thi Thanh Thuy mampu menunjukkan performa terbaiknya. Dia memastikan semua pemainnya dalam kondisi sehat dan siap tempur di Malang.
“Kami sudah membenahi beberapa kekurangan, seperti receive, dan akurasi blok. Pemain asing kami dari Vietnam di Semarang tampil bagus, tetapi di Gresik kurang maksimal. Dia kurang fit, dan kami berharap dia fit di Malang,” ujar Ayub, Kamis, (16/1/2025).
Sementara Jakarta Electric PLN mengusung misi kebangkitan saat tampil di kandang sendiri. Dia ingin menebus dosa di seri sebelumnya saat bermain di Gresik.
“Kami bertekad bangkit di kandang setelah hasil yang tidak menggembirakan di Gresik. Kami sudah mempersiapkan diri menghadapi seri Malang ini,” ujar Pelatih Kepala Jakarta Electric PLN Chamnan Dokmai.
Chamnan mengaku, telah mempelajari permainan dua lawan tangguh yang akan dihadapinya di kandangnya. Dia akan memaksimalkan seri Malang. Jakarta Electric PLN berharap dukungan penuh para pendukung.
“Kami sudah lakukan evaluasi. Kami harus memenangi dua laga di kandang. Kami tentu memaksimalkan pertandingan di Malang dan butuh dukungan penonton untuk meraih kemenangan,” ujar Chamman. (luc/ian)






