Gresik (beritajatim.com) – Mimpi Gresik United untuk melangkah ke babak 8 besar Liga 2 dan meraih tiket promosi ke Liga 1 musim depan resmi sirna. Bermain di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (5/1/2024), tim asuhan Djajang Nurjaman harus mengakui keunggulan Deltras FC dengan skor tipis 1-2.
Dua gol Deltras FC dicetak oleh Sylla S. Pratama di menit ke-10 dan ke-27, sementara Gresik United hanya mampu membalas melalui gol Jaelani A di menit ke-55. Kekalahan ini menempatkan Gresik United di posisi sulit, harus menjalani babak play-off degradasi untuk bertahan di Liga 2.
Jalannya Pertandingan
Laga bertajuk derby Jawa Timur ini berlangsung sengit sejak awal. Gresik United langsung tertinggal di menit ke-10 setelah gawang Dicky Yusron dibobol Sylla S. Pratama. Alih-alih menyamakan kedudukan, mereka kembali kebobolan pada menit ke-27 lewat aksi pemain yang sama. Babak pertama berakhir dengan skor 0-2 untuk keunggulan Deltras FC.
Memasuki babak kedua, pelatih Djajang Nurjaman mencoba merubah dinamika tim dengan mengganti kiper Dicky Yusron dengan Ulul Arham, serta memasukkan Fahmi Al Ayyubi untuk menggantikan Egi Regiansyah. Perubahan ini membuahkan hasil di menit ke-55 saat Jaelani A memperkecil skor menjadi 1-2.
Namun, meski terus menekan, Gresik United gagal mencetak gol tambahan. Sebaliknya, Deltras FC bermain bertahan dengan mengandalkan serangan balik hingga pertandingan usai.
Fokus Babak Play-Off
Pelatih Gresik United, Djajang Nurjaman, menyampaikan permintaan maaf kepada suporter dan manajemen atas hasil ini. Ia mengakui bahwa gol cepat Deltras FC membuat para pemainnya kehilangan fokus.
“Saya meminta maaf kepada suporter dan manajemen karena tidak bisa memberikan kemenangan. Kami akan fokus menghadapi laga kandang melawan Persela dan bersiap untuk babak play-off degradasi,” ujarnya.
Djajang menegaskan bahwa laga kandang melawan Persela akan menjadi momentum untuk meraih hasil maksimal sebelum melangkah ke babak play-off. [dny/but]






