Lamongan (beritajatim.com) – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang kereta api (KA) jarak jauh yang berangkat dari Stasiun Babat dan Stasiun Lamongan selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, mengungkapkan bahwa sejak 19 Desember hingga 30 Desember 2024, sebanyak 6.825 penumpang tercatat berangkat dari Stasiun Babat, sementara 6.561 penumpang berangkat dari Stasiun Lamongan.
“Mayoritas penumpang yang berangkat dari kedua stasiun tersebut, tujuan ke Kota Jakarta, Semarang, dan juga Banyuwangi,” ujar Luqman pada Senin (30/12/2024).
Selain keberangkatan, kedatangan penumpang di kedua stasiun tersebut juga mencatat angka yang tinggi. Sebanyak 7.056 penumpang tiba di Stasiun Babat dan 6.901 penumpang tiba di Stasiun Lamongan pada periode yang sama.
“Terbanyak penumpang yang turun di stasiun tersebut dari kota Semarang, Jakarta, dan juga Jember,” tambahnya.
Luqman menjelaskan bahwa kereta api yang paling diminati oleh penumpang dari Stasiun Babat dan Stasiun Lamongan antara lain KA Airlangga tujuan Stasiun Pasar Senen, KA Ambarawa tujuan Semarang Poncol, serta KA Jayabaya dan Kertajaya tujuan Pasar Senen Jakarta.
Volume keberangkatan tertinggi dari Stasiun Babat terjadi pada Minggu, 29 Desember, dengan 545 pelanggan, sementara Stasiun Lamongan mencatat 505 pelanggan pada hari yang sama.
“Sedangkan volume kedatangan penumpang kereta api jarak jauh di Stasiun Babat terjadi pada tanggal 24 Desember, dengan 539 penumpang. Untuk Stasiun Lamongan terjadi pada Senin, 23 Desember sebanyak 611 penumpang kereta jarak jauh,” jelas Luqman. [fak/beq]






