Jember (beritajatim.com) – Setelah hilang di Sungai Bedadung, Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Senin (23/12/2024) sore, bocah berusia tujuh tahun Muhammad Alfin Maulana ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di laut selatan lima hari kemudian.
Alfin ditemukan terdampar di pesisir Teluk Pace, sekitar 41,3 kilometer dari lokasi kejadian, Sabtu (28/12/2024). Jenazah warga Kelurahan Tegal Besar Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember itu langsung dievakuasi tim gabungan pada pukul 7.45 WIB dan dibawa ke Puskesmas Ambulu untuk diidentifikasi.
“Saat ditemukan, korban berada di bebatuan pinggir pantai dalam keadaan meninggal dunia. Sudah dikonfirmasi keluarga korban,” kata Koordinator Basarnas Pos SAR Jember Andi Irawan.
Alfin adalah anak bungsu pasangan Joko (40) dan Zuliyatin (39) yang saat ini bekerja di Kalimantan Timur. Dia lahir di Kalimantan. Sekarang dirawat di Jember oleh ibu Jannah.
Sebelum hilang, Alfin sempat bermain bersama temannya pada siang hari di dekat Sungai Bedadung. Sejak hujan deras mengguyur Jember, debit air sungai meningkat.
Alfin diduga terpeleset dan jatuh ke sungai. Teman Alfin berusaha menolong dengan menariknya menggunakan sepotong kayu, namun gagal. [wir]






