Magetan (beritajatim.com) – Pohon tumbang akibat cuaca ekstrem terjadi di dua lokasi di Magetan pada Jumat dini hari (27/12/2024). Di salah satu lokasi, pohon yang tumbang sampai menimpa satu unit mobil.
Dua lokasi tersebut yaitu di Jalan Raya Magetan-Sarangan di Desa Pacalan dan di Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan, Eka Wahyudi menjelaskan, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang disertai angin kencang menjadi penyebab tumbangnya pohon-pohon besar di wilayah tersebut.
“Salah satu pohon jenis Karet Kebo dengan diameter 2 meter tumbang dan menutup seluruh akses jalan. Pohon ini juga menimpa teras toko milik Samsul, warga Desa Pacalan, serta menyebabkan mobil Xenia dengan nomor polisi AE 1791 NG mengalami kerusakan parah,” ungkap Eka.
Selain itu, tiga pohon Pinus dengan diameter 1,5 hingga 2 meter tumbang di Kelurahan Sarangan, menutup 100 persen akses jalan. Tidak hanya itu, tenda penjagaan di depan pintu masuk Telaga Sarangan juga ikut ambruk.
Eka menambahkan, meski kerugian material masih dalam pendataan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Penanganan pohon tumbang telah selesai dilaksanakan dengan bantuan petugas gabungan, dan akses jalan kini kembali normal.
BPBD Kabupaten Magetan menghimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan disertai angin kencang dan petir.
Di dalam rumah: Periksa kondisi struktur bangunan, terutama jika sudah lama atau menunjukkan tanda-tanda kerusakan. Jika struktur bangunan dirasa tidak aman, segera berlindung di tempat yang lebih aman.
Di luar rumah: Hindari berteduh di bawah pohon, pelankan kecepatan berkendara saat cuaca buruk, dan pastikan peralatan elektronik terlindungi dari risiko sambaran petir.
“Jika terjadi kejadian serupa atau bencana lainnya, masyarakat dapat segera melaporkannya melalui nomor pelayanan BPBD Kabupaten Magetan,” tutup Eka.
Dengan cuaca yang tidak menentu, masyarakat diharapkan tetap waspada demi keselamatan bersama. [fiq/beq]






