Mojokerto (beritajatim.com) – Pencarian korban menceburkan diri ke Sungai Brantas di Pintu Air Rolak 9, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Kamis (26/12/2024) memasuki hari ketiga. Tim SAR gabungan yang terbagi dalam tiga tim ini memperluas pencarian hingga radius 30 km.
On scene commander (OSC), Gani Wiratama mengatakan, upaya pencarian hingga Sungai Porong di Kabupaten Sidoarjo belum membuahkan hasil. “Sampai sejauh ini, di hari ketiga pencarian masih belum ada tanda-tanda terkait dimana letak korban,” ungkapnya.
Di hari ketiga pencarian, tim SAR gabungan dibagi tiga. SRU 1 yakni perahu karet Basarnas mulai dari Jembatan Ngrame sampai Sungai Porong. SRU 2 perahu karet Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto dari Jembatan Ngrame sampai Sungai Porong.
“SRU 3 di titik-titik pantau, diantaranya Jembatan Keling, Jembatan Ngrame, Jembatan Tanjakrono sampai dengan Sungai Porong. Jumlah tim SAR gabungan yang terlibat pencarian korban sampai hari ketiga ini, kurang lebih 70 orang dengan metode pencarian yang digunakan saat ini mengikuti aliran arus sungai,” jelasnya.
Tim SAR gabungan melakukan upaya pencarian dengan menggunakan perahu karet, memperhatikan titik-titik yang menjadi titik dugaan atau kecurigaan keberadaan korban. Selain itu, tim SAR gabungan juga memperhatikan dimana aliran sampai terhanyut air sungai.
“Karena kebiasaan dari kejadian-kejadian sebelumnya apabila korban terbawa arus atau sudah mengapung itu akan mengikuti aliran sungai. Diprediksi kurang lebih korban sudah terbawa arus sungai namun kami belum bisa memastikan keberadaan korban, Upaya pencarian masih dilakukan,” katanya.
Menurutnya, batas waktu pencarian korban maksimal tujuh hari tetapi pihaknya juga mempertimbangkan efektivitas efisiensi pencarian korban. Sehingga pasca upaya pencarian akan dilakukan evaluasi untuk menilai seberapa efektivitas pencarian yang sudah dilakukan dan dasar membuat operasi di hari selanjutnya.
Sebelumnya, seorang pemuda terjun ke Sungai Brantas tepatnya di pintu air Rolak 9 Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Senin (23/12/2024) malam. Sebelum terjun, korban menitipkan sepeda motor Honda Beat nopol S 3291 NAW warna hitam.
Korban diketahui atas nama TH (24) asal Desa Tambakagung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Sebelumnya menceburkan diri, korban sempat mampir ke warung kopi yang ada di sekitar pintu air Rolak 9. Tak lama korban menitipkan sepeda motor miliknya kepada pengunjung warung lain dan terjun ke Sungai. [tin/kun]






