Ngawi (beritajatim.com) – Ular piton sepanjang 4 meter menghebohkan warga Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi setelah terjebak di kandang ayam milik Mochammad Ali Hasan (38) pada Jumat (22/11/2024) sekitar pukul 10.30 WIB. Ular tersebut terjebak usai memangsa dua ekor ayam, menyebabkan kepanikan karena ukurannya yang besar.
Warga yang panik segera melapor ke petugas pemadam kebakaran (Damkar) setempat. Bersama warga, petugas Damkar berusaha mengevakuasi ular seberat 21 kilogram tersebut. Ular itu terus berontak saat hendak dimasukkan ke dalam karung.
Menurut warga, ini adalah ular piton terbesar yang ditemukan di kawasan tersebut dalam satu bulan terakhir. Sebelumnya, sudah ada tiga ekor ular piton lain yang berhasil ditangkap. Mayoritas ular ditemukan di permukiman warga setelah memangsa ternak mereka.
Warga menduga ular-ular tersebut berasal dari Sungai Bengawan Solo yang meluap saat musim penghujan. “Saat air naik, ular-ular itu masuk ke permukiman untuk mencari makan, termasuk memangsa ayam,” kata Mochammad Ali Hasan.
Setelah berhasil dievakuasi, ular piton ini dibawa ke kantor Damkar Ngawi. “Kami mendapatkan laporan dari warga dan segera mengevakuasi ular yang terjebak di kandang,” ujar Joko Kartono, salah satu petugas Damkar.
Rencananya, ular piton ini akan dilepaskan kembali ke habitat aslinya di kawasan hutan yang jauh dari permukiman warga, untuk mencegah insiden serupa di masa depan. [fiq/beq]






