Jakarta (beritajatim.com) – Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, telah menerima Surat Keputusan (SK) Kepengurusan Partai Golkar periode 2024-2029 dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).
Penyerahan ini menandai resminya susunan kepengurusan lengkap Golkar untuk periode lima tahun mendatang.
“Kami dari Kemenkumham telah menyerahkan SK mengenai struktur lengkap pengurus Partai Golkar. Dengan demikian, SK yang lama dicabut dan digantikan dengan SK baru,” ujar Supratman, perwakilan Kemenkumham, saat acara di Jakarta Selatan, Rabu (20/11/2024).
Legalitas Kepengurusan Dikuatkan Kemenkumham
Menurut Supratman, penerbitan SK baru dilakukan setelah verifikasi menyeluruh terhadap struktur kepengurusan partai. Langkah ini bertujuan memastikan legalitas dan kekuatan hukum organisasi politik.
“Penerbitan SK baru adalah bagian dari kewajiban Kemenkumham. Setelah semua persyaratan dinyatakan lengkap, kami wajib mengeluarkan dokumen ini sebagai landasan hukum struktur partai,” tambahnya.
Golkar Resmi Miliki 159 Pengurus Lengkap
Didampingi jajaran pengurus seperti Wakil Ketua Umum Adies Kadir, Sekretaris Jenderal, dan Bendahara DPP, Bahlil Lahadalia menyampaikan rasa syukur atas pengesahan tersebut.
“Alhamdulillah, kami menerima SK resmi dari Kemenkumham. Ini menjadi momen penting bagi Partai Golkar, karena kepengurusan kini telah lengkap,” ujar Bahlil.
Ia menjelaskan bahwa SK sebelumnya hanya mencakup pengurus sementara dengan sembilan anggota. Dengan SK baru, jumlah pengurus meningkat menjadi 159 orang. Struktur ini juga mencakup Dewan Pembina, Dewan Kehormatan, Dewan Etik, hingga Mahkamah Partai.
“SK terbaru ini mencakup susunan lengkap sebanyak 159 pengurus, termasuk dewan-dewan yang akan memperkuat organisasi,” tambahnya.
Persiapan Golkar Hadapi Tantangan Politik
Pengesahan ini menjadi momentum strategis bagi Golkar untuk melaksanakan program partai secara maksimal. Dengan kepengurusan yang solid, Golkar siap menghadapi berbagai tantangan politik di masa depan.
Melalui struktur organisasi yang telah diperkuat, Partai Golkar optimistis dapat memainkan peran penting dalam dinamika politik nasional menuju pemilu mendatang. (ted)






