Madiun (beritajatim.com) – Survei terbaru yang dilakukan oleh The Republic Institute menunjukkan data elektabilitas dan popularitas pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Magetan untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024. Survei ini dilakukan pada 14-18 November 2024 dan menyajikan hasil terkait potensi para kandidat.
Peneliti Utama The Republic Institute Dr. Sufyanto menjelaskan, pihaknya melakukan survei dengan 800 responden yang tersebar di 18 kecamatan.
Hasil survei menunjukkan bahwa Calon Bupati Nomor Urut 1 Nanik Endang Rusminarti memiliki tingkat popularitas dan likeabilitas tertinggi di antara calon lainnya. Namun, Paslon Hergunadi – Basuki Babussalam (Hebat) memiliki elektabilitas tertinggi dibanding dua paslon lain.
Cabup Nanik Endang Rusminiarti memperoleh tingkat popularitas sebesar 96,2% dan likeabilitas 77,5%.
Calon Bupati Nomor Urut 2 Hergunadi, berada di posisi kedua dengan popularitas 90,6% dan likeabilitas 74,4%. Sementara itu, Calon Wabup Nomor Urut 2 Basuki Babussalam memiliki popularitas 85,0% dan likeabilitas 70,6%.
Calon Wabup Nomor 1 Suyatni Priasmoro dan Calon Wabup Nomor 3 Ida Yuhana Ulfa, menunjukkan hasil cukup kompetitif dengan angka popularitas masing-masing 84,4% dan 82,4%, serta likeabilitas 69,9% dan 67,5%.
“Calon dengan popularitas terendah adalah Sujatno, yang memperoleh popularitas 87,5% dan likeabilitas 66,3%,” terang Sufyanto saat konferensi pers di IClub Madiun, Rabu (20/11/2024)
Tren Elektabilitas Paslon
Dalam hal elektabilitas pasangan, kombinasi Hergunadi – Basuki Babussalam menempati peringkat pertama dengan dukungan 38,6%. Pasangan ini menunjukkan tren kenaikan dari survei sebelumnya.
Di posisi kedua, pasangan Nanik Endang Rusminarti – Suyatni Priasmoro mendapatkan 32,3%. Sedangkan pasangan Sujatno – Ida Yuhana Ulfa hanya memperoleh dukungan sebesar 24,1%. Sebanyak 5% responden menyatakan belum menentukan pilihan atau tidak memberikan jawaban.
Tren Kenaikan Elektabilitas
Grafik tren elektabilitas menunjukkan peningkatan pada semua pasangan calon. Pasangan Hergunadi – Basuki Babussalam (Hebat) mengalami kenaikan signifikan dari 31,7% pada Oktober menjadi 38,6% pada November. Pasangan Nanik Endang Rusminarti – Suyatni Priasmoro (Niat) juga mengalami kenaikan, dari 30% pada Oktober menjadi 32,3% pada November.
Pasangan Sujatno – Ida Yuhana Ulfa (Jadi) hanya mengalami kenaikan kecil, dari 23,6% menjadi 24,1%. Sementara responden yang belum menentukan pilihan menurun dari 14,7% menjadi 5%.
“Tampak semua Paslon mengalami kenaikan. Dari semua Paslon, Paslon Hebat lebih dominan kenaikannya daripada Paslon Lainnya. Angka elektabiltas Paslon Hebat sejak survei Oktober begitu tinggi dan stabil dari 31,7% menjadi 38,8%. Kemudian, Paslon Niat angka elekabilitasnya 30% menjadi 32,3% juga mengalami kenaikan. Lalu, Paslon Jadi mengalami kenaikan walaupun tidak signifikan diangka 23,6%menjadi 24,1%,” terang Sufyanto.
Sufyanto mengatakan, tingginya elektabilitas paslon Hebat, didukung solidnya parpol pengusung yakni PAN, dan Demokrat. Ditambah, ada parpol lain yang memiliki kecenderungan memilih paslon Hebat daripada paslon Jadi maupun paslon Niat.
“Kemudian, paslon Hebat ini juga berhasil membuat gelaran debat menjadi show politik yang membuat masyarakat lebih suka. Dengan tagline yang mereka sampaikan dalam debat, kemudian diunggah di media sosial, juga mempengaruhi masyarakat,” katanya. [fiq/but]







2 Komentar
Tentu dong hebat akan kami menagkan beliau tidak di dikung PDI karna kami sudah tau watak prilaku mereka apalagi petingginya hasutto peng hasut hasto salam kang HEBAT
Kami siap menangkan Pk Hergunadi / Basuki karna km inginkan magetan menuju makmur sejahtera