Lamongan (beritajatim.com) – Persela Lamongan sukses memenangi laga Derby Jatim, setelah membekuk Gresik United dengan skor telak 3-1 dalam laga lanjutan Liga 2 2024-2025, di Sradion Tuban Sport Center (TSC), Minggu (10/11/2024).
Kemenangan atas Gresik United terasa spesial bagi Persela, sebab menjadi kemenangan perdana Laskar Joko Tingkir di laga kandang pada musim ini.
Ezechiel N’Douassel menjadi pahlawan kemenangan Persela dengan mencatatkan hattrick. Penyerang berusia 36 tahun itu membawa timnya unggul pada menit 19.
Pemain berpaspor Chad tersebut melanjutkan permainan impresifnua di babak kedua, dengan menggandakan keunggulan pada menit 56 dan mengunci kemenangan timnya dengan mencetak gol pada menit 90.
Sementara gol hiburan bagi Gresik United tercipta pada menit 90+2, melalui eksekusi penalti Renan Silva, setelah Dicky Kurniawan dijatuhkan pemain belakang Persela.
“Di sesi latihan kemarin pemain terlihat antusis dan semangat menatap laga ini. Terbukti, sesuai tekad kita bersama, kita bisa persembahkan kemenangan perdana di laga home ini,” kata Pelatih Persela, Zulkifli Syukur, pada sesi konferensi pers usai laga.

Lebih lanjut Zulkifli mengatakan, gaharnya penampilan Ezechiel dalam laga kontra Gresik United tak lepas dari dukungan pemain lain yang bermain dengan sangat baik.
“Kita semua tahu kualitas Eze. Dan di laga ini Eze mendapat banyak dukungan (suplai bol) dari lini kedua,” tuturnya.
Namun Zulkifli merasakan ada yang kurang dari kemenangan atas Gresik United, karena tidak bisa kerayakannya bersama suporter, akibat sanksi yang dijatuhkan Komisi Disiplin PSSI.
“Saya harap dari hukuman ini kita bisa belajar bersama untuk menahan diri dan pada pertandingan home berikutnya (setelah sanksi berakhir) kita bisa merayakan kemenangan bersama dengan suporter,” ucap Zulkifli.
Penampilan impresif yang ditunjukkan Persela di laga ini sekaligus membuat debut Djadjang Nurdjaman sebagai Pelatih Gresik United tidak berjalan mulus.
“Kami sebetulnya sudah memberikan perlawanan optimal. Kalau dilhat dari penguasaan bola, kita lebih baik. Tapi Persela punya striker yang prima, Ezechiel. Dia cetak 3 gol. Oe6main kami tidak bisa menghentikannya,” kata Djanur, sapaan akrab Djadjang Nurdjaman.
“Saya minta maaf ke suporter, karena di pertandingan pertama tidak bisa mempersembahkan kemenangan. Di pertai selanjutnya kita benahi dan kita akan berusaha meraih 3 poin,” kata Djanur menambahkan.
Kemenangan atas Gresik United membuat Persela merangsek ke peringkat 2 klasemen sementara Grup 3 Liga 2, dengan koleksi 12 poin. Sementara Gresik United masih tertahan di peringkat 6 dengan 8 poin. (fak/but)






