Ponorogo (beritajatim.com) – Debat publik kedua Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Ponorogo tahun 2024 dilakukan pada Kamis (07/11) malam di Gedung Sasana Praja.
Agenda Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ponorogo tersebut, berlangsung sengit. Pendukung dari kedua pasangan calon (paslon) yang ada di dalam gedung, meneriakkan yel-yel yang memanaskan suasana. Sampai-sampai moderator debat, Shinta Noza beberapa kali harus mengingatkan para pendukung kedua paslon agar tetap menjaga ketertiban dan etika.
“Ya kan temanya pelayanan dan penyelesaian persoalan daerah. Saya rasa kami jawab, ya sudah itu juga. Persoalan di Ponorogo ya jalan dan pupuk,” kata calon bupati (cabup) nomor urut 1 Ipong Muchlissoni, ditulis Kamis (07/11/2024).
Sementara itu, cabup nomor urut 2, Sugiri Sancoko, menilai debat publik kedua ini lebih menyerupai debat kusir yang kurang substansial. Namun, Ia puas dan tetap berpartisipasi dengan mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh KPU.
“Debat kali ini lebih mirip debat kusir, di mana fokusnya lebih ke mencari kesalahan. Akibatnya, esensi dari hak demokrasi masyarakat jadi terabaikan. Meski demikian, kami tetap mengikuti alur dan berharap debat ini bisa melahirkan pemimpin yang berkualitas,” kata Sugiri.
Ketua KPU Ponorogo, R. Gaguk Ika Prayitna, menyatakan bahwa meskipun ada ketegangan di awal segmen, secara keseluruhan debat berlangsung lancar. Pihaknya akan mengevaluasi pelaksanaan debat untuk memastikan peningkatan di debat berikutnya.
“Memang sempat ada momen di mana moderator harus menghentikan jalannya debat sementara untuk menjaga kondusivitas, tetapi itu adalah bagian dari tugas moderator untuk mengatur jalannya acara,” jelas Gaguk.
Lebih lanjut, Gaguk menyebutkan bahwa debat publik kini tinggal sekali lagi. Rencananya, debat publik ketiga ini akan dilaksanakan pada tanggal 20 November 2024 mendatang. Dengan evaluasi yang dilakukan, diharapkan debat publik berikutnya dapat berlangsung lebih tertib dan memberikan wawasan yang lebih dalam kepada masyarakat Ponorogo mengenai visi dan misi paslon.
“Kami akan mengundang tim paslon untuk mengevaluasi pelaksanaan debat publik kedua ini serta meminta masukan demi persiapan debat publik ketiga,” tutup Gaguk. (end/ted)






