Bojonegoro (beritajatim.com) – Hujan disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Bojonegoro. Dari kejadian itu mengakibatkan sejumlah pohon penghijauan tumbang dan rumah warga roboh. Hujan disertai angin kencang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, Senin (28/10/2024).
Sesuai informasi yang berhasil dihimpun, rumah roboh terjadi di tiga desa yang ada di dua kecamatan. Dua rumah roboh terjadi di Kecamatan Ngasem, Desa Sambong dan Desa Bareng. Sedangkan di Kecamatan Padangan, saru rumah warga di Desa Sonorejo rata dengan tanah.
Di Desa Bareng Kecamatan Ngasem, satu rumah warga yang roboh milik Ngadi warga Dusun Dowo RT 007 RW 002 Desa Bareng Kecamatan Ngasem. Beruntung saat kejadian tidak ada korban jiwa.
Rumah warga lain yang juga roboh milik Sunarto RT 006 RW 003 Desa Sambong Kecamatan Ngasem. Rumah berukuran 10,40 meter x 9,5 meter itu rata dengan tanah dan menimpa tiga unit sepeda motor. “Rumah yang roboh itu kondisinya tidak ada dindingnya,” ujar Kapolsek Ngasem, IPTU Mujianto.
Menurut IPTU Mujianto, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Saat kejadian, pemilik rumah sedang tinggal di rumah lama yang berada di samping rumah yang roboh. Pihak kepolisian kemudian melakukan olah TKP di lokasi.
Kejadian yang sama, terjadi di Desa Sonorejo RT 007 RW 003 Kecamatan Padangan. Satu rumah warga milik Nurkalim yang sedang dalam proses pembangunan itu juga rata dengan tanah. Rumah bentuk joglo yang roboh tersebut masih belum ditembok.
Kapolsek Padangan, Polres Bojonegoro Kompol Hufron Nurrochim yang mendatangi lokasi kejadian mengatakan, rumah warga yang roboh tersebut berukuran 10 meter x 11 meter. “Dinding rumah dan perabot belum ada,” ujarnya.
Selain rumah roboh, akibat hujan disertai angin kencang tersebut juga menyebabkan sejumlah pohon penghijauan tumbang. Seperti di Desa Glagahwangi Kecamatan Sugihwaras, Desa Tambakromo Kecamatan Malo, dan di Desa Tambakmerak Kecamatan Kasiman. [lus/ian]






