Gresik (beritajatim.com) – Cabang olahraga angkat besi kembali menjadi sorotan setelah keberhasilan meraih medali emas di Olimpiade Paris 2024. Untuk mempertahankan prestasi tersebut, Petrokimia Gresik (PG) bersama Pupuk Kaltim dan Pupuk Sriwijaya menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Angkat Besi Junior pada 18-20 Oktober 2024 di Surabaya.
Ajang ini menjadi upaya untuk menciptakan regenerasi atlet dan memunculkan penerus lifter legendaris seperti Eko Yuli Irawan dan Rizky Juniansyah.
Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) Pupuk Indonesia, Tina T. Kemala Intan, menekankan bahwa sebagai BUMN, Pupuk Indonesia memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi kepada masyarakat melalui pencarian bibit atlet berprestasi.
“Sejak 2022, kami bersama tiga anak perusahaan, yaitu Petrokimia Gresik, Pupuk Kaltim, dan Pupuk Sriwijaya, telah mendukung PABSI untuk membina lifter berbakat di Indonesia,” kata Tina.
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo, menambahkan bahwa kejurnas ini merupakan bagian dari program berjenjang, mulai dari remaja, junior, hingga senior, yang diharapkan mampu melahirkan atlet angkat besi baru dengan prestasi internasional.
Kejurnas Angkat Besi Junior 2024 ini diikuti oleh 93 atlet dari 22 Pengurus Provinsi (Pengprov), termasuk perwakilan dari Aceh dan daerah otonomi baru (DOB) Papua Pegunungan. Kejurnas ini mempertandingkan 12 kelas putra dan putri, di antaranya kelas 45Kg, 49Kg, 55Kg, hingga +64Kg untuk putri, serta kelas 55Kg, 61Kg, 67Kg, hingga +81Kg untuk putra.
Sekretaris Jenderal PB PABSI, Mayjen TNI Marinir (Purn) Djoko Pramono, mengapresiasi dukungan Pupuk Indonesia dan anggotanya dalam pembinaan atlet angkat besi.
“Kami optimis Indonesia bisa meraih medali emas lagi di Olimpiade berikutnya berkat dukungan dari Pupuk Indonesia dan pembinaan yang berkelanjutan,” ujar Djoko.
Kejurnas Angkat Besi Junior ini menjadi platform penting dalam mencari penerus para atlet senior yang telah berprestasi di kancah internasional. Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, juga meyakini bahwa kolaborasi antara PB PABSI dengan Pupuk Indonesia akan menghasilkan lebih banyak atlet angkat besi yang siap bersaing di level dunia. “Sinergi ini menjadi contoh kerja sama yang baik antara BUMN dan organisasi olahraga,” tuturnya.
Dengan kejurnas ini, diharapkan akan muncul atlet muda yang mampu menggantikan Eko Yuli dan Rizky Juniansyah, membawa kebanggaan bagi Indonesia di ajang internasional mendatang. [dny/ian]






