Ngawi (beritajatim.com) – Perjalanan hidup seseorang sering kali membawa kejutan. Salah satunya adalah Prasetyo Hadi, yang baru-baru ini ditunjuk oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Sekretaris Negara dalam Kabinet Merah Putih.
Namun, jauh sebelum menduduki jabatan tinggi di pemerintahan, Prasetyo Hadi adalah seorang siswa cerdas yang pernah belajar di SMPN 2 Ngawi. Pras sempat mendapat bimbingan guru Fisika bernama Sunyoto.
Sunyoto, yang masih mengingat masa-masa Prasetyo di bangku SMP, menyatakan bahwa Prasetyo adalah sosok yang cerdas dan pandai.
“Mas Pras itu anaknya memang cerdas dan cepat berpikir. Dia sering diikutkan dalam lomba-lomba seperti cerdas cermat. Dulu masuk tahun 1992, lulus 1995,” ujar Sunyoto, mengenang salah satu murid terbaiknya.
Kepintaran Prasetyo tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam kepemimpinan. Prasetyo pernah terpilih sebagai Ketua OSIS. “Dia bisa mengoordinir teman-temannya dengan baik,” kata pria yang sudah pensiun jadi guru sejak empat tahun lalu itu.
Selepas lulus dari SMPN 2 Ngawi, Prasetyo melanjutkan pendidikannya di SMA Taruna Nusantara di Magelang, sebuah sekolah yang terkenal dengan disiplin dan prestasi para siswanya. Meskipun Sunyoto tidak mengetahui banyak detail tentang perjalanan Prasetyo di sana, yang pasti adalah bahwa Prasetyo diterima melalui seleksi ketat di sekolah tersebut.
Salah satu kenangan lain yang diingat oleh Sunyoto adalah bahwa Prasetyo pernah mengikuti les fisika di rumahnya. “Dia rajin, les dua kali seminggu. Pak Ony Anwar Harsono, yang sekarang Bupati Ngawi, juga ikut les pada waktu yang bersamaan dengan Prasetyo,” tambah pria 64 tahun itu.
Meski kini Prasetyo telah menjadi sosok penting di pemerintahan, Sunyoto mengungkapkan bahwa mereka belum pernah berkomunikasi kembali setelah Prasetyo memasuki dunia politik.
Namun, Prasetyo tetap menitipkan salam melalui salah satu kerabatnya yang juga mengajar di SMPN 2 Ngawi. “Bibinya yang mengajar di sini sering menyampaikan salam dari Prasetyo. Kemudian, dulu ada juga yang bilang ke saya kalau Mas Pras ini sudah ikut Pak Prabowo gitu. Syukurlah sekarang jadi Menteri, semoga amanah,” kata Sunyoto.
Diketahui, Prasetyo Hadi, yang lahir di Ngawi pada 28 Oktober 1979, resmi menjabat sebagai Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia untuk periode 2024-2029.
Prasetyo memiliki latar belakang pendidikan yang kuat, dimulai dari gelar S-1 di bidang Konservasi Sumberdaya Hutan dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Sebelumnya, putra kedua Dewan Penasihat Partai Gerindra Ngawi, Sadiran, itu menempuh pendidikan di SMA Taruna Nusantara Magelang, SMP Negeri 2 Ngawi, serta SD Katolik Santo Yosef Ngawi.
Di Ngawi, orang tua Prasetyo tinggal di Kelurahan Margomulyo, Kecamatan/Kabupaten Ngawi. Pun, Prasetyo sendiri kerap berada di Jogjakarta dan Jakarta beberapa tahun terakhir.
Dalam perjalanan kariernya, Prasetyo Hadi memulai
kiprahnya di kancah politik melalui Partai Gerindra, di mana dia menjabat sebagai Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan DPP sejak 2008 hingga saat ini. Di samping itu, ia juga merupakan Anggota DPR-RI untuk dua periode, yakni 2020-2024 dan 2024-2029.
Sebagai Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi diharapkan dapat membawa perubahan yang signifikan melalui pengalaman dan dedikasinya dalam melayani negara.
Kiprahnya dalam dunia politik dan organisasi menunjukkan komitmen yang kuat untuk kemajuan Indonesia di masa mendatang. [fiq/aje]






