Surabaya (beritajatim.com) – Menjelang peluncuran resmi Rumah Sakit Surabaya Timur, Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, menekankan pentingnya kesiapan layanan bagi masyarakat. Ia menggarisbawahi bahwa kualitas pelayanan di rumah sakit harus menjadi prioritas, terutama dengan memberikan bimbingan teknis kepada tenaga kerja yang berada di garis depan pelayanan.
Arif Fathoni menyarankan agar petugas pelayanan di rumah sakit dapat meniru standar pelayanan teller Bank BCA yang dinilai responsif dan memuaskan.
“Tenaga kerja di ujung tombak pelayanan harus belajar dari teller bank BCA yang terbiasa memberikan layanan yang responsif dan memuaskan,” ungkapnya pada Senin (21/10/2024).
Lebih lanjut, Fathoni juga menyoroti peran media sosial sebagai sarana penting untuk menampung keluhan atau aduan masyarakat terkait pelayanan. Ia menjelaskan bahwa kemampuan komunikasi yang baik antara petugas kesehatan dan pasien sangat diperlukan.
“Jika pelayanan di rumah sakit ini ramah dan mampu menjelaskan informasi dengan jelas kepada masyarakat, maka hal tersebut akan membawa perkembangan positif,” ujarnya.
Ketua DPD Golkar Surabaya ini juga menyebut bahwa peningkatan kompetensi tenaga kerja tidak hanya akan berpengaruh pada standar teknis, tetapi juga dalam menciptakan suasana nyaman yang dapat mengurangi kecemasan pasien.
“Komunikasi yang baik antara petugas dan masyarakat adalah kunci utama untuk membangun kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan,” pungkas Fathoni. [asg/beq]







3 Komentar
Betul pak Ketua … Krn selama ini masih ada Pelayanan RS yg membedakan antara pasien yg kurang mampu dg pasien yg mampu dlm segi pelayanan ny … Pdhl harusny mereka lebih mengutamakan kesehatan dan kesembuhan pasienny terlebih dulu kan
Betul pak Ketua … Krn kenyamanan pasien saat berobat itu bs berpengaruh besar pd kesembuhan si pasien
Betul pak Ketua … Krn kenyamanan pasien saat berobat itu bs berpengaruh besar pd kesembuhan si pasien