Banyuwangi (beritajatim.com) – Relawan Jokowi (Rejo) Semut Ireng menggelar tasyakuran menandai 10 Tahun tuntas dengan loyalitas kepemimpinan sang presiden Joko Widodo. Ratusan relawan tumpah di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Desa Tampo, Kecamatan Cluring, Banyuwangi.
Acara dirangkai dengan kenduri masal ratusan ancak sebagai tanda syukur. Para relawan juga tampak guyub makan bersama tanpa sekat di tengah lapang.
Wakil Ketua Umum DPP Rejo Semut Ireng, Hendry Juliant menyebut, tasyakuran 10 tahun ini sebagai bagian dari rasa syukur atas kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Acara juga untuk menyambut pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
“10 tahun ini kita telah menunjukkan loyalitas kepada Pak Jokowi, kita ikut membangun sejak beliau menjadi Gubernur Jakarta,” ungkap Hendy, Sabtu (19/10/2024).
Hendri menyatakan Rejo Semut Ireng akan tetap loyal ke Joko Widodo. Meskipun tampuk kepemimpinan pemerintah pusat telah beralih ke presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
“Bertepatan dengan hari ini, besok pelantikan genap 10 tahun kita loyal dengan Pak Jokowi. Apa yang dilakukan oleh Pak Jokowi bisa dilanjutkan oleh Pak Prabowo dan Mas Gibran,” jelasnya.
Relawan ini juga berharap agar program baik untuk negeri dari Presiden Jokowi dapat berlanjut. Sehingga tercapai tujuan dan cita-cita yang telah diimpikan.
“Semua program-program dari Nawacita untuk mencapai Indonesia emas di tahun 2045 dijalankan oleh Pak Prabowo,” harapnya.
Sementara itu, ucapan selamat dan apresiasi terlontar dari sekelompok orang yang mengatasnamakan mereka Persatuan Sopir Truk Indonesia (PSTI). Mereka menyampaikan, kebanggaan atas kepemimpinan Jokowi.
“Berkat kepemimpinan Pak Jokowi selama 10 tahun ini kami sangat merasakan hal-hal positif, kemudahan-kemudahan dalam profesi kami sebagai sopir logistik,” terang Ketua PSTI Banyuwangi, Selamet Barokah.
Para sopir berharap, apa yang dirasakan kala pemerintahan Presiden Jokowi dapat berlanjut. Sehingga, harapan ke depan justru bisa lebih baik.
“Harapan Kami untuk kepemimpinan Pak Prabowo dan Mas Gibran dapat melanjutkan apa yang sudah dibangun Pak Joko Widodo. Harapan untuk profesi kami supaya dapat rangkulan-rangkulan atau dapat perhatian khusus,” pungkasnya. (rin/ian)






