Magetan (beritajatim.com) – Ketua Komunitas Pedagang Pasar Sayur Magetan, Gunadi, menyampaikan keluhannya terkait kondisi di Kelurahan Sukowinangun, Kecamatan/Kabupaten Magetan kepada Calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa pada Minggu (6/10/2024).
Menurut Gunadi, pasar yang sudah berusia lebih dari 40 tahun ini belum pernah mengalami pembangunan fisik secara menyeluruh, hanya perbaikan kecil-kecilan. Renovasi yang dilakukan setiap satu hingga dua tahun sekali dinilai belum mampu memperbaiki kondisi pasar secara signifikan.
“Pasar ini sempat terbakar pada tahun 2016, dan renovasi yang dilakukan pun hanya sebatas perbaikan darurat, seperti bagian atap dan tembok yang benar-benar memerlukan pembenahan,” ungkap Gunadi.
Dia juga menjelaskan bahwa komunitas pedagang telah berulang kali mengajukan permohonan pembangunan fisik pasar kepada berbagai pihak, termasuk Bupati Magetan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). “Kami sudah beberapa kali audiensi dan menyampaikan agar pembangunan pasar ini menjadi prioritas,” tambahnya.
Pasar Sayur Magetan menaungi sekitar 2.500 pedagang dan merupakan penyumbang terbesar Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari 17 pasar yang berada di bawah pengelolaan Disperindag. Dari total PAD sekitar Rp 2 miliar yang dihasilkan oleh 17 pasar tersebut, setengahnya disumbang oleh Pasar Sayur Magetan.
“Pasar ini adalah roda penggerak ekonomi di Magetan. Perputaran ekonomi di daerah ini sangat bergantung pada pasar ini sebagai pusatnya,” ujar Gunadi.
Gunadi juga menyoroti masalah infrastruktur pasar, terutama di bagian bawah yang mengalami kerusakan parah. “Jika hujan, kondisi jalanan menjadi becek dan sanitasi tidak berfungsi dengan baik. Air menggenang, membuat masyarakat enggan masuk ke pasar,” keluhnya. Kondisi tersebut semakin menyulitkan pedagang, terutama yang berada di bagian bawah pasar.
Gunadi berharap, siapapun yang nantinya terpilih sebagai gubernur maupun bupati Magetan, dapat memberikan perhatian khusus terhadap kondisi Pasar Sayur Magetan. Ia menyampaikan bahwa anggaran sebesar Rp 243 miliar telah disiapkan untuk pembangunan pasar ini, namun jumlah tersebut masih membutuhkan dukungan dari pemerintah pusat.
“Kami sudah menyampaikan hal ini kepada Bupati dan beliau mengatakan bahwa anggaran di atas Rp 100 miliar harus diajukan ke pemerintah pusat,” kata Gunadi.
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah Indar Parawansa memberikan janji untuk memprioritaskan pembangunan Pasar Sayur Magetan jika terpilih. Harapan para pedagang agar pemerintah pusat memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan pasar ini menjadi salah satu poin utama yang disampaikan Gunadi.
Pasar Sayur Magetan yang berperan vital dalam perputaran ekonomi daerah diharapkan dapat segera mendapatkan perhatian yang layak untuk memperbaiki infrastruktur dan meningkatkan kualitas layanan bagi pedagang dan pengunjung.

Terpisah, Calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyoroti perlunya renovasi total terhadap pasar tersebut, yang telah berusia lebih dari 40 tahun. Dia menyatakan bahwa renovasi Pasar Sayur akan membutuhkan anggaran yang besar, melebihi Rp 100 miliar, sehingga perlu melibatkan pemerintah pusat.
“Saya menyampaikan bahwa renovasi ini sudah seharusnya disampaikan ke pemerintah pusat. Jika anggarannya di atas Rp 100 miliar, maka provinsi biasanya hanya dapat membantu sekitar Rp 10 hingga Rp 20 miliar,” ungkap Khofifah. Menurutnya, besarnya anggaran ini mengharuskan renovasi dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya perbaikan kecil.
Khofifah juga menekankan bahwa pasar ini menjadi pusat penggerak ekonomi masyarakat Magetan, sehingga perbaikan fisik dan fasilitas pasar harus menjadi prioritas.
“Insya Allah, kita akan bersama-sama mendorong agar renovasi ini menjadi prioritas. Namun, harus bersabar karena setiap kabupaten dan kota yang membutuhkan anggaran besar harus menunggu giliran,” tambahnya.
Khofifah menyampaikan komitmennya untuk mendukung proses renovasi pasar dan memastikan agar pemerintah provinsi dan pusat memberikan perhatian yang cukup terhadap Pasar Sayur Magetan, mengingat perannya yang vital dalam perekonomian daerah tersebut.
Selain berdialog dengan paguyuban pedagang, Khofifah juga menyapa sejumlah pedagang di Pasar Sayur Magetan. Baik penjual sayur, daging, camilan, hingga perabotan. [fiq/suf]






