Magetan (beritajatim.com) – Sujatno, dikukuhkan menjadi Ketua Askab PSSI Magetan periode 2023-2027, Kamis (03/10/2024). Pengukuhan tersebut dilaksanakan di Harmdha Joglo Magetan dihadiri Ketua KONI Magetan Bambang Trianto dan pengurus Askab PSSI Magetan.
Sujatno mengaku sudah terpilih sebagai Ketua Askab sejak Kongres Luar Biasa (KLB) pada Maret 2023 lalu. Namun, baru kali ini dikukuhkan dan bersamaan dengan momen kampanye Pilbup 2024. Sujatno sendiri merupakan Calon Bupati dalam Pilbup 2024.
“Semuanya jangan dikaitkan dengan politik. Ini bentuk kepedulian terhadap olahraga. Nah ini harus didorong. Jadi ya kebetulan ajalah ya. Sekarang ya Asprov waktunya saat ini ya, dan selama ini belum dilakukan pengukuhan. Ya udah dilakukan aja ya. Jadi kegiatan-kegiatan kita gerakan-gerakan kami jangan selalu dikaitkan dengan pemilu ya,” kata Sujatno.
Menurutnya, dengan pengukuhan ini menunjukkan komitmen Askab PSSI Magetan dalam meningkatkan prestasi sepak bola di Kabupaten Magetan melalui program pembinaan yang berkelanjutan.
Sujatno menjelaskan bahwa langkah pertama untuk mewujudkan target ini adalah dengan menyediakan fasilitas dan standar pelatihan sepak bola yang sesuai dengan standar nasional di setiap kecamatan.
“Untuk memajukan sepak bola di Magetan, kami berfokus pada pembinaan di tingkat kecamatan. Setidaknya setiap kecamatan memiliki 8 tim sepak bola yang memenuhi standar nasional. Dengan fasilitas yang memadai, kami yakin prestasi sepak bola di Magetan akan terus meningkat,” ujar Sujatno.
Sebagai bagian dari upaya pembinaan, Sujatno berencana untuk mendirikan Diklat Sepak Bola di Magetan. Tujuan dari diklat ini adalah untuk memantau dan melatih talenta muda yang berbakat, sehingga mereka bisa bersaing di level regional dan, diharapkan, mencapai level nasional.
“Kami ingin mencetak pemain-pemain Magetan yang bisa berprestasi, minimal di tingkat regional, dan semoga bisa bermain di Pekan Olahraga Nasional (PON). Jika memungkinkan, kami juga berharap ada pemain yang bisa menembus level nasional,” tambah Sujatno.
Sujatno juga mengingatkan akan masa kejayaannya ketika menjadi manajer Persemag (Persatuan Sepak Bola Magetan). Di masa itu, banyak pemain Magetan yang berhasil meraih prestasi tinggi, termasuk salah satunya adalah Windu Wibowo, yang saat ini turut bergabung dalam pengurus PSSI Magetan.
“Mas Windu adalah salah satu pemain yang sukses di Liga Utama, dan kami berharap pengalaman serta ilmu yang dimilikinya bisa ditularkan kepada generasi muda Magetan,” ungkap Sujatno.
Sujatno menekankan pentingnya perhatian kepada klub-klub sepak bola yang tergabung dalam Persemag. Dengan latihan yang teratur dan kompetisi internal yang rutin, Sujatno yakin akan tercipta perputaran kegiatan sepak bola yang lebih aktif dan kompetitif di Magetan.
“Sepak bola adalah olahraga yang sangat diminati di Magetan, dan menjadi tanggung jawab kami untuk memastikan pembinaan yang baik serta dukungan yang konsisten kepada klub-klub di bawah naungan Persemag,” ujar Sujatno.
Dengan program pembinaan yang jelas, fasilitas yang memadai, dan dukungan penuh dari PSSI Magetan, Sujatno berharap sepak bola Magetan dapat kembali berjaya dan melahirkan pemain-pemain berkualitas yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi. [fiq/kun]






